Partisipasi masyarakat dalam mentaati UU NO 22 Th 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan di Kecamatan Pontianak Kota
DOI:
https://doi.org/10.26418/proyeksi.v21i01.2323Keywords:
partisipasi masyarakat, UU No 22 tahun 2009Abstract
Undang-undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan merupakan peraturan perundangan yang diberlakukan kepada semua pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat yang menggunakan jalan sebagai sarana melakukan aktifitasnya setiap hari. Namun kenyataannya banyak warga masyarakat yang justru melakukan pelanggaran baik itu terhadap rambu lalu lintas, marka jalan, APILL dan pelanggaran lainnya. Dari pelanggaran tersebut tidak jarang mengakibatkan kecelakaan yang cukup fatal Data penelitian diperoleh dari hasil observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap subjek penelitian (informan) yang dipilih secara purposive (bertujuan). Jenis penelitian menggunakan teknik diskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap UU Nomor 22 Tahun 2009 masih rendah yang dibuktikan dengan peningkatan angka kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya. Hal ini disebabkan masih kurangnya sosialisasi oleh pihak yang berwenang. Sementara kepedulian masyarakat dalam melengkapi surat-surat berkendara dapat dikatakan sudah cukup baik karena sebagian besar pengendara membawa kelengkapan surat-surat berkendara. Disisi lain, pengendara yang melakukan pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas pada umumnya bertanggungjawab terhadap pelanggaran yang dilakukakan dengan siap menerima resiko dan sanksi yang diberikan pihak terkait sesuai dengan bentuk pelanggarannya.References
Holil. (1980). Partisipasi Sosial Dalam Usaha Kesejahteraan Sosial. Yogyakarta. PT. Geora Aksara Pratama
Korlingger.,FredN; Simatupang, Landung R. (translator); Koesoemanto, HJ. (2004). Asas- asas Penelitian Behavioral. Gajah Mada University.
Miles, Matthew B dan Michael Huberman.( 2002). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press)
Moleong, Lexi, J. (1999). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT.Remaja Rosdakarya, Bandung
Mardikanto, Toto, dkk. (2012). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta
Ndraha Taliziduhu. (2002). Pembangunan masyarakat Mempersiapkan Masyarakat Tinggal Landas. Rineka Cipta. Jakarta
Nawawi, Hadari. (2005). Metode Penelitian Ilmu Sosial. Gajah Mada Univertity Press, Yogyakarta
Sugiyono,( 2005). Memahami Penelitian Kualitatif Dilengkapi Contoh Proposal dan Laporan Penelitian. Bandung: CV. Alfabeta
Soekanto, Soerjono. (1993). Kamus Sosiologi. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Published
Issue
Section
License
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
- Author give access rights to a user and share this article voluntarily to the interests of the development of science and is a non-profit
- All things related to the contents of this article is fully become my responsibility as the author of the issuer not responsible for some or all of the article mentioned.
- This article is the original research results and or my thoughts, has never been published on any publication system both printed and vote electronically and does not contain elements of plagiat