KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI: STUDI PADA PEKERJA PEREMPUAN DI GRAND MALL KOTA SINGKAWANG

Agus Sikwan

Abstract


Penelitian ini berjudul: “Kehidupan Sosial Ekonomi Pekerja Perempuan (Pramuniaga) Matahari Departement Store Grand Mall di Kota Singkawang”. Dengan menggunakan analisis kualitatif, maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi sosial ekonomi pramuniaga yang bekerja di Matahari Departement Store Grand Mall Singkawang sangat memprihatinkan, yakni banyak dari pramuniaga (khususnya mereka yang sudah berkeluarga) masih tetap bertahan untuk bekerja di Matahari Departement Store Grand Mall Singkawang walaupun mereka harus mengorbankan banyak hal, seperti: kehilangan waktu untuk keluarganya, kehilangan waktu untuk berinteraksi dengan masyarakat sekitarnya, dan waktu untuk istirahat demi mendapatkan upah / gaji untuk menopang kehidupan ekonomi rumahtangganya, yang sebenarnya upah/gaji yang mereka terima itu sangat tidak sesuai dengan tenaga dan curahan waktu yang telah mereka keluarkan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa faktor yang mendorong tenaga kerja perempuan berkeinginan untuk bekerja di Matahari Departement Store Grand Mall Singkawang sebagai pramuniaga adalah disebabkan karena faktor ekonomi, faktor sosial, dan faktor budaya.

Full Text:

PDF

References


Amal, S. H. (1995). Penelitian yang Berperspektif Perempuan. Dalam T.O. Ihromi (ed). Kajian Wanita Dalam Pembangunan. Yayasan Obor.

Budiman, A. (1995). Pembagian Kerja Secara Seksual. PT. Gramedia.

Chaniago, A. A. (2001). Gagalnya Pembanguan: Kajian Ekonomi Politik Terhadap Akar Krisis Indonesia. Pustaka LP3ES Indonesia.

Departemen Sosial RI. (2005). Permasalahan Sosial Tenaga Kerja Wanita Indonesia. Pusat Penelitian Permasalahan Kesejahteraan Sosial.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Singkawang. (2015). Profil Perkembangan Kependudukan Kota Singkawang.

Elson, D. dan Pearson, R. (1988). The Subordination of Women and The Internationalisation of Factory Production. Dalam Kate Young (ed) Of Marriage and the Market: Women’s Subordination Internationally and Its Lessons. Routledge.

Faisal, S. (1990). Format-Format Penelitian Sosial. PT. Gramedia.

Fakih, M. (1996). Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Pustaka Pelajar.

Herlina, A. (1998). Perlindungan Perempuan dalam Bidang Ketenagakerjaan (Undang-Undang Ketenagakerjaan). LBH.

Heyzer, N. dan Kean, T. B. (1988). Work, Skill, amd Consciousness of Women Workers in Asia. Dalam Noeleen Heyzer (ed). Daughter in Industry: Work, Skill and Consciousness of Women in Asia. APDC.

Kusujiarti, S. (1997). Antara Ideologi dan Transkip Tersembunyi: Dinamika Hubungan Gender dalam Masyarakat Jawa. Dalam Abdullah Irwan (ed) Sangkan Paran Gender. Pustaka Pelajar.

Mather, C. (1985). Rather than Make Troble, It’s Better Just to Leave; Behind the lack of Industrial Strife in the Tangerang Region of West Java. Dalam Haleh Afshar, Women, Work, and ideology in the Third Word. Tavistock Publication.

Miles, M. B. dan Huberman, A. M. (2002). Analisa Data Kualitatif. Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Penerbit PT UI Press.

Moleong, L. J. (1999). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.

Moore, H.L. (1988). Gender and Status: Explaining the Position of Women. Polity Press.

Mosse, J. C. (1996). Gender dan Pembangunan. Pustaka Pelajar dan Rifka Annisa Womens Crisis Center.

Nasution, S. (1986). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. PT. Tarsito.

Nawawi, H. (2005). Metode Penelitian Ilmu Sosial. Gajah Mada University Press.

Poloma, M. (1979). Sosiologi Kontemporer. CV. Rajawali.

Ritzer, G. dan Goodman, D. J. (2004). Teori Sosiologi Modern. Diterterjemahkan Alimanadan. Prenada Media.

Ritzer, G. (2002). Sosiologi Ilmu Berparadigma Ganda. PT. Raja Grafindo Persada.

Robinson, K. (2000). Indonesian Women; From Orde Baru To Reformasi Dalam Louise Edwards & Mina Roces. Women in Asia: Tradition, Modernity, and Globalisation. Allen & Unwin.

Rozaldo, M. Z. (1974). Women, Culture and Society : a Theoretical Overview. Stanford University.

Sajogyo, P. (1983). Peranan Wanita Dalam Perkembangan Masyarakat Desa. CV. Rajawalia.

Saptari, R. dan Holzner, B. (1997). Perempuan Kerja dan perubahan Sosial : Sebuah Pengantar Studi Perempuan. Yayasan Kalyanamitra.

Saptiawan, S. I. H. (2007). Gender & Inferioritas Perempuan. Pustaka Pelajar.

Satori, D. dan Komariah, A. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif. CV. Alfabeta.

Scott, A. (1986). Women and Industrialisation Examining the Female Marginalisation Thesis. Journal of Development Studies.

Situmorang, V. (1988). Kedudukan Wanita di Mata Hukum. Bina Aksara.

Soehartono, I. (1995). Metode Penelitian Sosial. PT Remaja Rosdakarya.

Sunindhia, Y.W dan Widiyanti, N. (1988). Masalah PHK dan Pemogokan. Bina Aksara.

Sutaat, A. S., dan Widodo, N. (2007). Pelayanan Sosial bagi Tenaga Kerja Indonesia Bermasalah di Malaysia. Pusat penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, Departemen Sosial RI.

Suyanto, B. dan Emi, S. H. (1996). Wanita Dari Subordinasi Dan Marginalisasi Menuju Kepemberdayaan. Airlangga Press.

Tjandraningsih, I. (1996). Buruh Perempuan Menguak Mitos. Dalam Abdullah Irwan (ed) Sangkan Paran Jender. Pustaka Pelajar.

Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003, tentang Ketenagakerjaan

Vitayala, A. (1990). Dilema Ekonomi Wanita Di Pedesaan. Dalam Dinamika Wanita Indonesia Seri 01: Multidimensional. PPSW.

Wolf, D. L. (1996). Javanese Factory Daughters: Gender, The State, and Industrial Capitalism. Dalam Laurie J. Sears(ed), Fantasizing The Feminine in Indonesia. Duke University Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418%2Fproyeksi.v25i1.2597

Article Metrics

Abstract view : 1073 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

View My Stats 

 

INDEXING