PERAN DAN TIPE MODAL SOSIAL DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI DESA TERTINGGAL
DOI:
https://doi.org/10.26418/proyeksi.v25i2.2617Keywords:
Peran, Tipe, Modal Sosial, Ketahanan Pangan, Desa TertinggalAbstract
Ditinjau dari aspek ekonomi, rendahnya pendapatan masyarakat dan tingginya harga komuditas pangan menyebabkan kemampuan untuk membeli pangan cenderung rendah. Keadaaan ini menjadi ancaman bagi masyarakat di Desa Tertinggal untuk menjamin ketersediaan atau ketahanan pangan rumah tangga mereka. Oleh karena itu, keberadaan modal sosial merupakan aspek yang sangat penting bagi mereka untuk menjamin agar pangan tetap tersedia. Data primer penelitian yang bersifat kualitatif ini dikumpulkan pada tahun 2016 dan dianalisis kembali ditahun 2020. Lokasi penelitian yakni di Desa Bilayuk, Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat. Pada tahun 2016 dan 2020, Desa Bilayuk menyandang predikat Desa Tertinggal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran sekaligus tipe-tipe modal sosial dalam rangka mendukung ketahanan pangan di Desa Tertinggal. Rujukan utama yang dijadikan pisau analisis dalam penelitian ini adalah teori modal sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran modal sosial khususnya rasa picaya’, telah melahirkan sikap kepedulian, toleransi, kebersamaan, tanggungjawab, partisipasi, simpati, empati, dan sifat altruism. Sikap-sikap itulah yang selama ini telah berkontribusi menjamin ketahanan pangan di Desa Biayuk. Sementara itu, tipe modal sosial yang ditemukan di Desa Tertinggal tersebut terdiri dari dua tipe yakni modal sosial horizontal dan modal sosial vertikal.References
Aziz, Besee Wulandari. 2017. Pascasarjana Unhas “Modal Sosial Petani Dalam Peningkatan Produktifitas Pertanian Di Kelurahan Biraeng Kecamatan Minasate’ne Kabupaten Pangkep.” Universitas Hasanuddin. http://sekolahpascasarjanaunhas.blogspot.com/.
Bappeda Kabupaten Landak. 2016. Panduan Penentuan Desa Binaan Dalam Pengentasan Kemiskinan Di Kabupaten Landak. Ngabang.
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Desa Kemenrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. 2020. Peringkat Status Indeks Desa Membangun (IDM) Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa Tahun 2020.
Fathy, Rusydan. 2019. “Modal Sosial: Konsep, Inklusivitas Dan Pemberdayaan Masyarakat.” Jurnal Pemikiran Sosiologi 6(1): 1–17.
Field, Jhon. 2018. Modal Sosial. Kelima. Bantul: Kreasi Wacana Offset.
Kholifa, Nurul. 2016. “Pengaruh Modal Sosial Terhadap Produktivitas Petani (Studi Kasus Di Kecamatan Cilacap Utara Kabupaten Cilacap).” Universitas Negeri Yogakarta.
Krisdyatmiko. 2012. “Kemampuan Desa Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan: Pembelajaran Dari Indonesia Timur.” WELFARE, Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial 1(2): 183–202.
Merriam, Sharan B. 2002. Qualitative Research in Practice, Examples for Discussion and Analysis. San Francisco: Jossey-Bass A Wiley Company.
Purwanto, Agus Budi. 2012. “Penguatan Kapasitas Masyarakat Dalam Ketahanan Pangan Di Daerah Tertinggal: Studi Kasus Di Distrik Agimuga, Mimika, Papua.” Jurnal Sosiokonsepsia 17(03): 294–317.
Rohmawati, Ayu Nur. 2017. “Arahan Pengembangan Potensi Pertanian Desa Tertinggal Di Kabupaten Bangkalan.” Intitute Teknologi Sepuluh Nopember.
Rosyadi, Imron, and Didit Purnomo. 2012. “Tingkat Ketahanan Pangan Rumah Tangga Di Desa Tertinggal.” Jurnal Ekonomi Pembangunan 13(2): 303–15.
Rumagit, Jimmy, Jean Fanny Junita Timban, and Charles Reijnaldo Ngangi. 2019. “Peranan Modal Sosial Pada Kelompok Tani Padi Sawah Di Desa Tawaang Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan.” Agri-Sosioekonomi 15(3): 453.
Sasana, Hadi, and Dul Muid. 2006. “The Strategy To Build Food Security And Poverty Alleviation Based On Village Food Resilience.” Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) 3(1): 263–76.
Sugiyono. 2005. Memahami Penelitian Kualitatatif. Bandung: CV. Alfabeta Bandung.
Syahyuti et al. 2015. “Kedaulatan Pangan Sebagai Basis Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional.” Forum penelitian Agro Ekonomi 33(2): 95–109.
Wikipedia. 2020. “Egalitarianisme.” Wikipedia, Insiklopedia Bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Egalitarianisme (March 10, 2020).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
- Author give access rights to a user and share this article voluntarily to the interests of the development of science and is a non-profit
- All things related to the contents of this article is fully become my responsibility as the author of the issuer not responsible for some or all of the article mentioned.
- This article is the original research results and or my thoughts, has never been published on any publication system both printed and vote electronically and does not contain elements of plagiat