Dinamika Interaksi Antar Etnik Dalam Mewujudkan Keserasian Sosial di Wilayah Perbatasan Negara Indonesia – Malaysia
DOI:
https://doi.org/10.26418/proyeksi.v20i01.913Abstract
Penelitian ini berjudul :” “Dinamika Interaksi Antaretnik Dalam Mewujudkan Keserasian Sosial Di Wilayah Perbatasan Negara Indonesia – Malaysia”. Dengan menggunakan analisis kualitatif, maka hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dinamika interaksi antar tiga kelompok etnik besar (etnik Dayak, Melayu dan Cina) yang bermukim di Kecamatan Entikong terwujud dalam hubungan sosial, yaitu hubungan sebagai anggota keluarga atau kerabat, sebagai sahabat, sebagai teman atau kenalan. Di antara jenis hubungan tersebut tampak masih kuat kesetiaan primordial di kalangan kelompok-kelompok etnik. Hal itu ditandai oleh kecenderungan untuk memilih individu dari kelompok etnik sendiri untuk dijadikan sebagai kerabat. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat dua bentuk permukiman kelompok etnik di Kecamatan Entikong, yaitu : (1) Pola membaur, yakni wilayah permukiman yang di dalamnya terdiri dari berbagai kelompok etnik, di dalamnya terjadi kontak sosial antar etnik yang lebih intensif yang dapat mendorong terwujudnya keserasian sosial. Termasuk dalam pola ini adalah komplek perumahan atau kawasan perumahan yang sengaja dibangun oleh pengembang; (2) Pola terpisah, yakni wilayah permukiman yang di dalamnya terdiri dari satu kelompok etnik sejenis. Pola permukiman seperti ini umumnya dihuni oleh kelompok etnik Cina. Terjadinya perubahan pola permukiman penduduk secara tidak langsung disebabkan oleh perluasan kawasan kecamatan serta pertambahan penduduk.
Kata kunci: Interaksi dan Keserasian Sosial
References
Bahari, Yohanes. 2005. Model Resolusi Konflik Berbasis Pranata Adat Pada Masyarakat Adat Kanayatn di Kalimantan Barat. Laporan Penelitian Fundamental, Dikti.
Barth, Fredrick. 1969. Kelompok Etnik dan Batasannya. Terjemahan Nining L. Soesilo. Jakarta: UI Press.
Bogdan, Robert C & Taylor, Steven J. 1990.
Introduction To Qualitative Research Methods. Alih Bahasa Arief Furchan. Surabaya: Usaha Nasional.
Bruner, Edward M. 1974. “ The Expression of Ethnicity in Indonesia”. Dalam Abner Cohen (ed) : Urban Ethnicity. London: Tavistock Publications.
Cohen, Abner. 1974. “Introduction”. dalam Abner Cohen (ed). Urban Ethnicity. London: Tavistock Publications.
Cohen, Jacob,Cohen, Patricia. 1983. Applied Multiple Regression/Correlation for yhe Behavioral Sciences, London: Lawrence Erlbaum Associates, Publishers.
Coser, Lewis A. 1956. The Functions of Social Conflict. New York: The Free Press.
Eidheim, Harald. 1969. “Ciri Etnik Sebagai Cacat Sosial” , dalam Frederick Barth (ed). : Kelompok Etnik dan Batasannya. Penerjemah: Nining L. Soesilo, Jakarta: UI Press.
Furnivall, J.S. 1980. “Plural Society”, dalam Hans-Dieter Evers (ed). Sociology of South- East Asia: Readingin Social Change and Development. Kuala Lumpur: Oxford University Press.
Gelfand, Donald E. 1973. “Influx-Exodus: An Explanatory Study of Racial Integration”, in Donald E. Gelfand and Russell D. Lee (ed). : Ethnic Conflicts and Power: A Cross- National Perspective. New York: John Wiley & Sons, Inc.
Giring. 2004. Madura di Mata Dayak: dari Konflik Ke Rekonsiliasi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Grillo, R.D. 1974. “Ethnic Identity and Social Stratification on a Kampala Housing Estate”, dalam Abner Cohen (ed) : Urban Ethnicity. London: Tavistock Publications.
Horton, Paul B. 1965. Sociology and The Health Sciences. New York: Mc Graw-Hill Book Company.
Izikowitz, Karl G. 1969. “Lingkungan Hidup di Laos”, dalam Frederick Barth (ed) : Kelompok Etnik dan Batasannya. Penerjemah: Nining L. Soesilo, Jakarta: UI Press.
Koentjaraningrat. 1991. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia.
Martodirdjo, Haryo S. 1991. Orang Tugutil di Halmahera dan Dinamika Sosial Masyarakat Penghuni Hutan. Bandung: Disertasi Program Pascasarjana Unpad.
Miles, Matthew B. & Huberman, A. Michael. 1992. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI Press.
Mitchell, J.C. 1974. “Perception of Ethnicity and Ethnic Behavior: An Empirical Exploration”, dalam Abner Cohen (ed) : Urban Etthnicity. London: Tavistock Publications.
Nawi, Abdullah. 1986. “Peranan Kebudayaan Kebangsaan Dalam Integrasi Rakyat”, dalam Cheu Hock Tong (Penyunting): Beberapa Asas Integrasi Nasional Pro dan Kontranya. Kuala Lumpur : Penerbit Karya Kreatif.
Parsons Talcott. 1951. The Social System. New York: The Free Press.
Peh, Ting Chew. 1986. “Sains Sosial dan Integrasi Nasional”, dalam Cheu Hock Tong (Penyunting): Beberapa Asas Integrasi Nasional Pro dan Kontranya. Kuala Lumpur: Penerbit Karya Kreatif.
Pelly, Usman. 1987. “Kulitas Bermasyarakat”. Ringkasan Hasil Penelitian. Jakarta: kantor Menteri Negara KLH.
__________. 1993. “Pedoman Pengelolaan Keserasian Sosial”. Laporan Penelitian. Kerjasama Kantor Menyeri KLH dengan Pusdip-KLH IKIP Medan.
Poloma, Margaret M. 1987. Sosiologi Kontemporer (Terjemahan), Jakarta: Penerbit CV. Rajawali.
Purwana, Hendarta Suta. 2003. Konflik Antarkomunitas Etnis di Sambas 1999. Suatu Tinjauan Sosial Budaya. Pontianak: Romeo Grafika.
Royce, Anya Peterson. 1982. Ethnic Identity. Bloomington: Indiana University.
Soehardiman. 1985. “Pembauran Bangsa Sebagai Usaha Pemanunggalan Dalam Rangka Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Nasional”, dalam Walkodri dan Djudjuk Juyoto. Pembauran Bangsa : Suatu Konsep-Konsep Pemikran. Yogyakarta: CV. Nur Cahaya.
Soekanto, Soerjono. 2002. Teori Sosiologi Tentang Perubahan Sosial. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Soemardjan, Selo. 1988. “Pendahuluan”, dalam Selo Soemardjan (ed). Stereotipe Etnik, Asimilasi. Integrasi Sosial, Jakarta: Pustaka Grafika Kita.
Suparlan, Parsudi. 1989. “Pendahuluan”, dalam Parsudi Suparlan (ed), Interaksi Antaretnik di Beberapa Provinsi di Indonesia, Jakarta: Depdikbud.
Veeger, K.J. 1985. Realitas Sosial. Jakarta: Penerbit PT. Gramedia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
- Author give access rights to a user and share this article voluntarily to the interests of the development of science and is a non-profit
- All things related to the contents of this article is fully become my responsibility as the author of the issuer not responsible for some or all of the article mentioned.
- This article is the original research results and or my thoughts, has never been published on any publication system both printed and vote electronically and does not contain elements of plagiat