STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PEMUDA DAYAK KABUPATEN SANGGAU (PDKS) DALAM PEMILU BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN SANGGAU
DOI:
https://doi.org/10.26418/1008Abstract
Penulisan skripsi ini bermaksud untuk menggambarkan strategi komunikasi politik yang dilakukan oleh organisasi masyarakat yang terlibat dalam aktivitas politik. Organisasi masyarakat terbukti mampu menjadi pengaruh besar terhadap aktivitas politik terutama dalam pengambilan keputusan dan perolehan suara. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa strategi komunikasi politik yang dilakukan oleh Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau sebagai organisasi masyarakat dalam Pemilu Bupati dan Wakil Bupati. Penelitian ini menggunakan empat teori pemasaran politik Canggara yaitu Product, Place, Price dan Promotion. Adapun hasil penelitian ini adalah: 1) Produk yang dipasarkan oleh Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau adalah berupa slogan kampanye, logo kampanye, visi dan misi pasangan calon serta program kerja. 2) Adanya penggunaan media masa yang digunakan oleh pemuda dayak kabupaten sanggau untuk mengenalkan dan mempromosikan Paolus Hadi dan Yohanes Ontot. 3) Adanya dukungan yang kuat dan solid dari partai pengusung dan partai pendukung. 4) Pemuda dayak kabupaten sanggau mampu menjalin relasi yang baik dengan tokoh masyarakat.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara melakukan wawancara mendalam dengan informan dan menggunakan dokumentasi. Setelah melakukan penelitian hasilnya menunjukan bahwa kemenangan Paolus Hadi dan Yohanes merupakan hasil dari usaha keras kelompok-kelompok pedukung dan strategi komunikasi politik Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau yang mampu menjalin relasi yang baik dengan tokoh masyarakat, serta kekuatan Paolus hadi sebagai kandidat incumbent menjadikan Paolus Hadi lebih diuntungkan baik dari publisitas calon manapun yang maju dalam pertarungan pemilihan kepala daerah Kabupaten Sanggau.
Kata-kata kunci: Strategi, komunikasi, pemasaran, politik