PERILAKU PEMILIH MASYARAKAT DAYAK KAYONG DALAM PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF TAHUN 2014 DI DESA BETENUNG KECAMATAN NANGA TAYAP KABUPATEN KETAPANG
DOI:
https://doi.org/10.26418/1454Abstract
Perilaku pemilih merupakan suatu kegiatan yang berhubungan dengan proses dan pelaksanaan keputusan seseorang dalam politik, hal ini berkaitan erat dengan sikap serta keyakinan melalui tindakan-tindakan seseorang pada saat pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku pemilih masyarakat Dayak Kayong dalam pemilihan umum legislatif 2014 di Desa Betenung Kecamatan Nanga Tayap. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif. Untuk menjawab permasalahan pada penelitiannya peneliti menggunakan tiga pendekatan menurut Asfar, bahwa dalam menganalisis perilaku pemilih digunakan tiga pendekatan, yaitu pendekatan sosiologis, pendekatan psikologis dan rasional. Adapun hasil analisis peneliti melalui tiga pendekatan tersebut, yaitu tergambarnya perilaku pemilih masyarakat Dayak Kayong yang cendrung dipengaruhi oleh faktor sosiologis, psikologis dan rasional. Faktor sosiologis yaitu menggambarkan tentang karakteristik sosial berupa pengaruh lingkungan masyarakat di Desa Betenung yang mempunyai pengaruh signifikan dalam menentukan pilihan pemilih. Faktor sosiologis, yaitu adanya ikatan emosional masyarakat pada PDIP, dan orientasi penilaiannya terhadap kandidat terhadap etnik yang sama sehingga ikatan persamaan etnik menjadi penyebab mereka menjatuhkan pilihannya. Faktor psikologis, faktor psikologis merupakan Selanjutnya juga terdapat faktor rasional, hal ini dibuktikan oleh adanya sikap pemilih yang masih memperhitungkan kapasitas sosok pemimpin yang akan menjadi pilihannya.
Kata-kata Kunci: Perilaku Pemilih, Masyarakat Dayak Kayong, Pemilu legislatif