KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM LEMBAG LEGISLATIF KABUPATEN SUKAMARA KALIMANTAN TENGAH Studi Calon Anggota Legislatif Perempuan Pada Pemilihan Umum
DOI:
https://doi.org/10.26418/1557Abstract
Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk menjelaskan hambatan terhadap Keterwakilan Perempuan dalam Lembaga legislatif Kabupaten Sukamara Kalimanntan Tengah. Metode ini yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif, walaupun secara formal keanggotaan legislatif perempuan masih dibawah kuota 30% yang harus dipenuhi,akan tetapi menunjukan adanya keterwakilan politik yang baik. Budaya patriarki di kalangan masyarakat mengakar dan mendominasi dalam kehidupan, bahkan dalam lingkungan terkecil seperti keluarga nuansa dominasi laki-laki sangat kuat. Dan budaya patriarki memegang peranan dalam pemerintahan politik, walaupun sulit diubah namun sedikit demi sedikit telah mengalami pergeseran nilai mengenai kedudukan dan peran kaum perempuan. Ada empat faktor yang menyebabkan penghambat keterwakilan politik perempuan seperti: kendala sisitem politik, sosial budaya, ekonomi, psikologis menunjukan bahwa kendala sisitem politik yang menjadi penghambat dalam mengikuti pemilihan umum legislatif.
Kata-kata Kunci: Keterwakilan Perempuan,Faktor Penghambat,Pemilu Legislatif