PERILAKU PEMILIH PADA PEMILIHAN UMUM PRESIDEN 2014 DI DESA PUGUK KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBU RAYA
DOI:
https://doi.org/10.26418/aspirasi.v5i4.1714Abstract
Pemilihan umum merupakan mekanisme sirkulasidan regenerasi kekuasaan. Tingkat Heterogen dalam suatu masyarakat terdiri dari keanekaragaman suku dan budaya, kepercayaan/agama, tingkat pendidikan yang berbeda-beda, karakteristik yang berbeda-beda pada setiap pasangan calon, dan program kerja yang berbeda menjadikan persepsi tersendiri bagi pemilih di Desa Puguk untuk menentukan pilihannya pada pemilihan umum presiden tahun 2014. Kecendrungan masyarakat untuk memilih salah satu kandidat atau pasangan calon presiden dan wakil presiden banyak di pengaruhi oleh faktor – faktor yang mempengaruhinya pilihan pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipologi pemilih yang rasional, pemilih kritis, pemilih tradisional dan pemilih skeptis. Berdasarkan tujuan penelitian tersebut, maka metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Kualitatif Deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tipologi perilaku pemilih masyarakat di Desa Puguk pada pemilihan umum presiden tahun 2014 lebih banyak cendrung kepada pemilih tradisional dengan jumlah pemilih sebanyak 36,84%. Selain itu, para pemilih di Desa Puguk juga tergolong kepada pemilih yang rasional sebanyak 26,31%, pemilih kritis 5,26% dan pemilih skeptis sebanyak 31,57% . Meskipun ketiga tipe pemilih tesebut tidak terlalu banyak yang tampak pada pemilih di Desa tersebut.
Kata-kata kunci : Perilaku Pemilih, Masyarakat