BUDAYA POLITIK MASYARAKAT MADURA DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF TAHUN 2014 DI DUSUN SUKA DAMAI DESA SUNGAI ASAM KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA

Authors

  • RUSLAN NIM. E1051131074 fisip

DOI:

https://doi.org/10.26418/aspirasi.v6i1.1776

Abstract

Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk mengetahui budaya politik lokal pada masyarakat Madura di Dusun Suka Damai Desa Sungai Asam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya dalam pemilihan legislatif tahun 2014. Alasan peneliti mengambil judul ini yaitu mengingat masyarakat madura memiliki kekhususan kultural yang tidak serupa dengan komunitas etnik lain. Kekhususan kultural itu tampak antara lain pada ketaatan, ketundukan, dan kepasrahan mereka kepada tiga figur utama dalam berkehidupan, orang tua, guru dan pemimpin pemerintahan. Hanya saja sebab faktor pendidikan yang masih rendah, sehingga masyarakat Madura di Dusun Suka Damai enggan berkecimpung dalam dunia politik. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Berkenaan dengan aspek budaya politik dilihat dari orientasi kognitif, orientasi afektif, dan orientasi evaluatif. Maka masyarakat Madura di Dusun Suka Damai termasuk kedalam ciri-ciri budaya politik parokial. Yakni, masyarakat Madura di Dusun Suka Damai dalam pengetahuan dan pemahaman yang masih kurang terhadap sistem politik dikarenakan oleh faktor pendidikan yang masih rendah, sehingga masyarakat Madura di Dusun Suka Damai mudah dipengaruhi oleh para elit politik dalam pemilihan legislatif tahun 2014.

 

Kata-Kata Kunci: Budaya Politik, Masyarakat Madura, Pemilihan Legislatif

Published

2018-04-10