FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEMILIH TIDAK MENGGUNAKAN HAK PILIH DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA DI DESA KUALA BUAYAN KECAMATAN MELIAU KEBUPATEN SANGGAU TAHUN 2015

Authors

  • ASBANDI NIM. E02111018 fisip

DOI:

https://doi.org/10.26418/1948

Abstract

Pemilihan Kepala Desa adalah sarana pelaksanaan azas kedaulatan rakyat berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004. Perilaku pemilih menurut ahli terbagi dalam tiga pendekatan yaitu: pendekatan sosiologis, pendekatan psikologis, dan pendekatan rasional. Perilaku pemilih dalam pemilihan Kepala Desa di Desa Kuala Buayan tahu 2015 ditentukan oleh pendekatan sosiologis, psikologis, dan rasional. Faktor sosiologis  yang terdiri dari: (1). Faktor pertemanan. (2). Faktor keluarga. Faktor psikologis yang terdiri dari: (1). Persepsi dan penilaian pribadi terhadap kandidat atau calon. Faktor rasional yang terdiri dari: (1). Adanya isu (ketidakpercayaan) yang berkembang terhadap kandidat atau calon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku pemilih dalam pemilihan Kepala Desa di Desa Kuala Buayan Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Dengan alat pengumpulan data berupa dokumentasi dan wawancara kepada responden atau informan. Hasil penelitian ini menunjukkan kecenderungan pemilih atau masyarakat tidak memberikan hak suaranya terhadap calon Kepala Desa. Dengan demikian penelitian ini menunjukkan kecenderungan pemilih tidak memberikan hak pilihannya kepada calon atau kandidat dikarenakan ketidakpercayaan terhadap calon atau kandidat.

 

Kata kunci:            Pemilihan Kepala Desa, pendekatan sosiologis, pendekatan psikologis, pendekatan  rasional, persepsi pemilihan terhadap kandidat

Published

2018-08-14