KETERWAKILAN POLITIK PEREMPUAN DALAM BADAN LEGISLATIF DI KOTA PONTIANAK TAHUN 2014

Authors

  • AGUSTINUS BONENG NIM. E12112026 fisip

DOI:

https://doi.org/10.26418/2083

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa factor-faktor yang menyebabkan kaum perempuan tidak bisa memenuhi 30% kuota angota DPRD di Kota Pontianak. Hal ini terbukti dari data yang diperoleh dimana dari 45 angota DPRD diKota Pontianak. perempuan  masih belum mampu mencukupi kuota 30% diParlemen dikarenakan masih kurangnya keterwakilan perempuan dianggota Legislatif . Faktor Utamanya tidak terpilihnya menjadi anggota Dewan  didalam pemilihan kemarin. Undang-Undang pemiliu untuk ketrlibatan Perempuan diPartai Politik sudah mencukupi bahkan melebihi kuota tetapi didalam pemilihan anggota legislatif kemarin masih banyak perempuan yang belum mampu menduduki kursi parlemen dikarenakan pemilih lah yang menentukan nasib mereka terpilih tidak terpilihnya mereka.  Fakta ini lah yang terjadi di Kota Pontianak, dimana keterwakilan perempuan  dalam legislatif masih kurang, mengindikasikan adanya masalah. Tujuan penelitian  ini adalah  untuk mengetahui dan menganalisis  faktor yang mempengaruhi keterwakilan politik perempuan dalam badan legislatif di Kota Pontianak priode 2014-2019. Subjek penelitian ini adalah KPU Kota Pontianak, anggota DPRD perempuan dan anggota DPRD laki-laki, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik wawancara.

 

Kata-kata kunci : Keterwakilan politik, faktor Penyebab, tujuan dan keterwakilan Perempuan

Published

2018-11-29