REKRUTMEN PARTAI GOLKAR DALAM PENETAPAN CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA PONTIANAK TAHUN 2018
DOI:
https://doi.org/10.26418/2550Abstract
Skripsi ini mendeskripsikan bagaimana proses rekrutmen calon walikota dan wakil walikota Pontianak yang dilakukan DPD Partai Golkar Pontianak. Penulis meneliti pada proses rekrutmen sehingga munculnya sebuah penetapan terhadap calon kepala daerah yang diusung oleh partai Golkar. Adapun mengapa penulis tertarik meneliti tentang rekrutmen ini, karena setiap partai politik memiliki mekanisme atau proses seleksi calon kepala daerah yang berbeda-beda. Partai Golkar menarik diteliti bagi penulis karena partai ini memiliki 5 (lima) kursi di parlemen dan partai besar yang cukup lama berdiri dibanding partai-partai lainnya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, disampaikan berupa data bersifat deskriptif kata-kata tertulis dan wawancara mendalam kepada beberapa narasumber terkait permasalahan yang sedang diteliti. Hasil penelitian penulis, ada beberapa tahapan yang dilakukan DPD Partai Golkar Kota Pontianak dalam menyeleksi kandidat calon kepala daerah yaitu tahap penjaringan, penyaringan, dan penetapan untuk diteruskan ke DPW dan DPP. Hasil penetapan DPP menyatakan bahwa Herri Mustamin kader internal partai dinyatakan gagal mendapat rekomendasi dari DPP. Kemudian DPP menetapkan Edi Rusdi kamtono dan Bahasan sebagai calon walikota dan wakil walikota Pontianak tahun 2018. Edi Rusdi Kamtono sebagai calon yang di usung berpatokan pada hasil survei, dan pertimbangan lainnya seperti figur dan finansial. Kata Kunci: Rekrutmen, Partai Politik, kepala daerahDownloads
Published
2019-12-30
Issue
Section
Articles