KETERWAKILAN PEREMPUAN PADA BADAN LEGISLATIF DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KOTA PONTIANAK TAHUN 2019-2024

Authors

  • DEVINA WANDA ANGELITA Program Studi IlmuPolitikFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Elyta Elyta Tanjungpura University image/svg+xml
  • Herri Junius Tanjungpura University image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.26418/aspirasi.v11i1.3590

Abstract

Skripsiinimerupakanhasilpenelitian yang mengambarkanrendahnyaketerwakilanperempuan di badan legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kota Pontianak tahun 2019-2024.Keterwakilanperempuan di lembagalegislatif sangat kecil, kurangnyaketerwakilanperempuan di parlemendisebabkanbeberapahambatan yang membatasikemajuanmereka, salah satuhambatanbagiketerwakilanperempuandalambidangpolitikadalahadanyabahwapolitikitulebihpantasuntuklaki-lakikarenapolitikitukeras, penuhtipumuslihat dan banyakpekerjaan yang memerlukanwaktu di luarrumah yang tidaksesuaidenganperempuan.Tujuanpenelitianiniadalahuntukmengkajifaktor-faktorapasaja yang menyebabkanrendahnyaketerwakilanperempuan di badan legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kota Pontianak tahun 2019-2024. Sedangkanmetodepenelitianmenggunakanmetodepenelitiankualitatif. Hasil penelitianinimenyimpulkanbahwaketerwakilanperempuan di legislatifmasihrendah, dikarenakan, kurangnyakesiapan dan keseriusankaderperempuansertaterbatasnyapengetahuanatauwawasanpolitik, dan sebagianbesarcalegperempuan yang mencalonkandirihanyauntukjabatan, memenuhikuotaketerwakilanperempuan agar parpolnyabisamajudalampemilulegislatif.

 

Kata Kunci: Keterwakilan Perempuan, Legislatif, dan Politik

References

Andrianus, dkk. 2006. MengenalTeori-teoriPolitik. Bandung: NuansaBnadung.

Arikunto,S. (2002). MetodologiPenelitianSuatuPendekatan Proposal. Jakarta: PT. RinekaCipta.

Anugrah, Astrid. 2009. Keterwakilan Perempuan DalamPolitik. Jakarta: PancuranAlam.

Budiardjo, Miriam. 2008. Dasar-dasarIlmuPolitik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Darwin, Muhadjir. 2005. Negara dan Perempuan: ReorientasiKebijakan Publik. Yogyakarta: Graha Guru.

Ihrom, dkk. 2007. PenghapusanDeskriminasiTerhadap Wanita. Bandung: Alumni.

Maleong, J. Lexy. 2007. MetodologiPenelitianKualitatif. Bandung: PT. RemajaRosdakarya.

Mulia, S. Musda dan Anik Farida. 2005. Perempuan &Politik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.

Rahayu, Sri Lestari. 2004. Rintangan-rintanganPemberlakuanKouta 30% Bagi Perempuan. Surakarta: UNS Press.

Ratnawati. 2004. PotretKouta Perempuan di Parlemen. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Sastriyani, Siti Hariti. 2009. Gender and Politics. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Sugiono. 2011. MetodologiPenelitianKualitatif dan R&D. Bandung: PT>RemajaRosdakarya.

Internet (artikel dalam jurnal online):

Iransyah, HerintoSidikTantangan dan Perempuan DalamBerpolitik Indonesia masyarakatPatriarki.

Murdiono, Muhammad. 2009. Perempuan DalamparlemenStudiAnalisisKebijakanKouta Perempuan DalamPemiluLegislatif 2009 di Kota Yogyakarta.

Putri, Oriza Rania. ImplementasiKetentuan 30% KoutaKeterwakilan Perempuan Dalam Daftar Calon AnggotaPerwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan dan Makassar.Retnowati, Yuni. HambatanBudayaTerhadapPartisipasiPolitik Perempuan.

Suardita, I Ketut. PembatasanKoutaTerhadap Perempuan DalamKeanggotaan Badan Perwakilan Rakyat di Indonesia.

Parawansa, Khofifah Indah. 2002. HambatanTerhadapPartisipasiPolitik Perempuan di Indonesia.

Published

2023-03-30