REKRUTMEN PEREMPUAN PADA PARTAI GOLONGAN KARYA (GOLKAR) SEBAGAI CALON ANGGOTA LEGISLATIF TAHUN 2009-2014 DI KABUPATEN KAYONG UTARA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
DOI:
https://doi.org/10.26418/440Abstract
Penelitian ini dilakukan karena terdapat fenomena pada rekrutmen perempuan di Partai Golkar Kabupaten Kayong Utara Tahun 2009. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa keterwakilan perempuan pada Partai Golkar di jajaran DPRD Kabupaten Kayong Utara pemilu legislatif tahun 2009 hanya 20 persen Dapil 1, serta 22,2 persen Dapil 2. Sehingga menunjukkan bahwa UU No. 10 pasal 8 butir (d) Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah pada kuota 30 persen keterewakilan perempuan tidak terlaksana dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Hal ini tidak lepas dari faktor-faktor yang menghambatnya seperti Kondisi Sosial Budaya dan Keagamaan Masyarakat, Pendidikan dan Ekonomi. Oleh sebab itu, hendaknya, Partai Golkar memperhatikan lebih seksama akan pentingnya menjalankan peraturan yang ada, agar kedepanya tidak terdapat kesenjangan yang begitu mendalam mengenai keterwakilan laki-laki dan perempuan dalam partai politik.
Kata-kata Kunci : Rekrutmen, Partai politik, Keterwakilan Perempuan.