FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GOLONGAN PUTIH DALAM PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA PONTIANAK TAHUN 2018 DI KECAMATAN PONTIANAK BARAT

Authors

  • Mawardi Mawardi Darut TauhidProgram Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Kubu Raya
  • Rusdiono Rusdiono Tanjungpura University image/svg+xml
  • Herri Junius Nge Tanjungpura University image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.26418/aspirasi.v12i3.4555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang mempengaruhi masyarakat golput dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pontianak Tahun 2018 di Kecamatan Pontianak Barat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif, yaitu suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya fenomena sosial dan masalah manusia. Adapun hasil penelitian yang menunjukan bahwa kesadaran masyarakat masih kurang berpartisipasi dalam politik, faktor yang menyebabkan masyarakat masih kurang berpartisipasi dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pontianak Tahun 2018 di Kecamatan Pontianak Barat yaitu, faktor teknis, faktor sosialisasi yang belum maksimal, faktor apatis, faktor administratif dan faktor rendahnya kesadaran politik masyarakat.

 

Kata kunci: Golongan Putih, Partisipasi Politik, Pemilihan Walikota.

 

References

Bogdan dan Taylor. 2012. Prosedur Penelitian. Dalam Moleong, Pendekatan Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Budiardjo, Miriam 2008. Dasar-dasar Ilmu Politik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Creswell, John W. 2012. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Efriza 2012. Political Explore. Bandung: CV. Alfabeta.

Faidi, A. 2018. Abraham Lincoln - Hidup Dan Mati Bapak Politik Sepanjang Masa. Indonesia: Laksana.

Gaffar, Afan. 2006. Politik Indonesia: Transisi Menuju Demokrasi. Jakarta: Sinar Grafika.

Hollyson MZ, Rahmat. Sri Sundari. 2015. Pilkada Penuh Euforia, Miskin Makna. Jakarta: Penerbit Bestari.

Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.

Nelson, Joan & Samuel P. Huntington. 1994. “Partisipasi Politik di Negara Berkembang”. Jakarta: Rineka Cipta.

Prihatmoko, Moesafa Joko J. 2008. Menang Pemilu di Tengah Oligarki Partai. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Rozali, Abdullah, 2005. Pelaksanaan Otonomi Luas dengan Pemilihan Kepala Daerah Secara Langsung. Jakarta: Rajawali Pers.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Surbakti, Ramlan. 1992. Memahami Ilmu Politik. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Jurnal :

Tohardi, Ahmad. Hadi Purnandi. Burhanuddin Haris. "Fenomena Golongan Putih dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pontianak Tahun 2008 di Kecamatan Pontianak Selatan." Jurnal Program Magister Ilmu Sosial Universitas Tanjungpura, vol. 1, no. 0001, 2013.

Oscar, Firminus. Nur Fitriyah. Erwin Resmawan. (2020) “Fenomena Golongan Putih (Golput) Pada Pemilihan Walikota Samarinda Tahun 2020 Di Kecamatan Samarinda Kota”. eJournal Ilmu Pemerintahan, 2022, 10 (2): 466 - 477 ISSN 2477-2458.

Undang Undang dan Dokumen Pemerintah :

Dokumen KPU Kota Pontianak tentang penyelenggaraan Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Pontianak Tahun 2018.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu

Published

2024-09-30