PERAN PEREMPUAN DALAM PERGERAKAN PARTAI POLITIK PADA PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDIP) DI KECAMATAN MELIAU KABUPATEN SANGGAU
DOI:
https://doi.org/10.26418/aspirasi.v12i3.4559Abstract
Penulisan skripsi ini dilakukan karena belum optimalnya dalam melaksanakan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan menganalisis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara yang ditujukan untuk mendapatkan gambaran atau pemahaman yang mendalam mengenai permasalahan yang terjadi. Hasil dari penelitian menyebutkan bahwa Peran perempuan dalam pergerakan partai politik pada partai demokrasi indonesia perjuangan (PDIP) Di kecamatan meliau kabupaten sanggau, terbukti dengan kurangnya partisipasi dari pihak perempuan Seharusnya wanita juga penting dalam berpolitik agar setara, dengan pihak kaum laki-laki.
Kata Kunci: Peran perempuan, partaipolitik
References
Ani Widyani Soetjipto, Politik Perempuan Bukan Gerhana, (Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2005) hlm. 24-27
Anita Juwanna (2012), judul skripsi “Retrutmen politik terhadap perempuan dalam politik parlementer (suatu studi terhadap DPRD tingkat I periode 2014-2019 di sumatra barat)”.
Anugerah, Astrid. 2009. Keterwakilan Perempuan dalam Politik, Jakarta,Pancuran Alam.
Arifin, Rahman. 2002. Sistem Politik Indonesia dalam Perspektif Struktural Fungsional, Surabaya, SIC.
Ayu, Lestari Sri (2004:69) Dalam hal ini perempuan tidak banyak terlibat dalam perempuan dalam proses pembuatan keputusan. Realitas politik yang menunjukkan masih rendahnya keterwakilan perempuan di parlemen yaitu masih berada di bawah proporsi (under-respresented) mengindikasikan bahwa keterwakilan perempuan dalam kehidupan politik kurang diperhatikan.
Budiardjo, Miriam. 2010. Dasar-Dasar Ilmu Politik, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama.
David Heriyanto, Simamora (2014), judul penelitian “Keterwakilan perempuan dalam pemilu legislatif di Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada tahun 2014-2019”.
Milles dan Huberman (1984), Aktivis dalam analisi meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), Serta penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing / verification). (Milles, 1984).
Muluk Mujibur, Rahman Khariul 2007 Menggugat Partisipasi Publik dalamPemerintahan Daerah, Malang, Bayumedia Publishing.
Notopuro, Harjito, 1984, Peranan Wanitadalam Masa PembangunanIndonesia, Jakarta, Ghalia Indonesia. Hlm 77
Nugroho, Riant. 2008. Gender dan Administrasi Publik, Yogyakarta,Pustaka Pelajar.hlm 29.
Sammy, Tendean, Jakarta Selatan. (18/7/2017) Perempuan memiliki makna yang sangat penting di dunia politik untuk memberikan pemahaman dan menyatukan persepsi tentang pentingnya pembangunan demokrasi yang sehat, adil dan realistis.
Sutopo, 2002, Yaitu persiapan, Pengumpulan data, Analisis data, Dan Penyusunan laporan penelitian, hlm 187-190.
Sri Warjiyati, 2016, Partisipasi Politik Perempuan Perspektif Hukum Islam, Jurnal Al-Daulah Hukum dan Perundangan Islam, Vol. 6 (No 1), pp. hlm. 1-27.
Sugiyono, 2010. Membandingkan hasil wawancara, dengan dokumen yang ada.
Sumber Dari Artikel
http://etd.repository.ugm.ac.id/home/detail_pencarian/42725
https://bemu.umm.ac.id/id/berita/budaya-patriarki-dan-keterwakilan-perempuan-dalam-politik.html