STRATEGI PENCITRAAN POLITIK DALAM PEMENANGAN PASANGAN SUTARMIDJI DAN EDI RUSDI KAMTONO, SEBAGAI CALON WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA PONTIANAK TAHUN 2013
DOI:
https://doi.org/10.26418/548Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pencitraan yang dilakukan oleh tim sukses terhadap kandidat pasangan Sutarmidji dan Edi Rusdi Kamtono serta dapat mengidentifikasi tahap-tahap dalam proses strategi pencitraan yang dilakukan dalam pemilukada di Kota Pontianak. Adapun tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui pesan atau berita yang di komunikasikan kepada khalayak yang dapat di sampaikan secara langsung maupun tidak langsung, Ingin mengetahui cara pandang khalayak kepada calon pasangan Sutarmidji dan Edi Rusdi Kamtono terhadap segala aktifitas usaha yang di lakukan, Ingin Mengetahui hubungan calon pasangan Sutarmidji dan Edi Rusdi Kamtono dengan khalayak. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.
Pencitraan juga diharapkan untuk tidak berlebihan dalam menggunakan pencitraan iklan politik di media massa, lebih mengedepankan program-program nyata yang langsung berdampak positif kepada masyarakat, karena pencitraan tidak selamanya sesuai dengan realitas sesungguhnya. Ketika seorang kandidat atau partai politik hanya mengandalkan pencitraan untuk mengambil simpatik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dalam melakukan strategi pencitraan kandidat Sutarmidji dan Edi Rusdi Kamtono tersebut maka tidak hanya strategi pencitraan saja yang dilakukan namun peran strategis kandidat mempunyai peran besar dalam memenangkan pemilukada di Kota Pontianak. Kemudian tahapan-tahapan dalam proses pencitraan dapat dilihat pada aspek-aspek yaitu keberadaan pemimpin politik, merawat ketokohan dan memantapkan kelembagaan, menciptakan kebersamaan.
Kata-kata Kunci: Program, Kandidat, Strategi Pencitraan.