PELAKSANAAN FUNGSI SOSIALISASI POLITIK KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PONTIANAK PADA PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF 2014 (Studi diKelurahan Darat Sekip Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat)

Authors

  • EPARIA NIM. E02111003 fisip

DOI:

https://doi.org/10.26418/813

Abstract

Sosialisasi politik adalah suatu proses bagaimana memperkenalkan sistem politik pada seseorang, dan bagaimana orang tersebut menentukan tanggapannya terhadap gejala politik. Adapun yang menjadi tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan fungsi sosialisasi politik Komisi Pemilihan Umum Kota Pontianakterkait rendahnya penggunaan hak pilih masyarakat Di Kelurahan Darat Sekip pada Pemilu Legisltif 2014. Berdasarkan penelitian pelaksanaan fungsi sosialisasi politik  yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Pontianak belum mampu mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya secara penuh khususnya di Kelurahan Darat Sekip.Meskipun Komisi Pemilihan Umum Kota Pontianak telah melakukan sosialisasi dengan menawarkan program-programnya, semua itu belum bisa mengambil hati dan simpati masyarakat Darat Sekip, terlihat dari jumlah penggunaan hak pilih yang di peroleh hanya 59%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada empat  faktor yang mempengaruhi pelaksanaan fungsi sosialisasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Kota Pontianak yaitu Pola Sosialialisasi, Sosial Ekonomi, Sistem Politik, dan Penyampaian Pesan.

 

Kata-kata Kunci : Sosialisasi Politik, Pemilihan Umum Legislatif, Pola Sosialisasi, Sosial Ekonomi, Sistem Politik, Penyampaian pesan

Downloads

Published

2015-12-07