STRATEGI KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) KOTA PONTIANAK DALAM UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH PADA PEMILIHAN PRESIDEN 2014 DI KOTA PONTIANAK

Authors

  • ARDIAN NIM. E02110028 fisip

DOI:

https://doi.org/10.26418/aspirasi.v3i4.888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan dari Samuel P. Huntington dan Joan M tentang Konsep Partisipasi politik sebagai pedoman dalam mengkaji pelaksanaan fungsi partisipasi politik yang diberikan KPU Kota Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan tentang Strategi KPU Kota Pontianak yaitu (1) peningkatan kemampuan individual dengan cara sosialisasi ke beberapa sekolah dengan fokus kepada pemilih pemula, (2) pemahaman kekuasaan mengarah kepada kaum marginal yakni warga binaan lembaga pemasyarakatan kelas II A Pontianak yang kurang akan informasi mengenai politik dan kekuasaan (3) memahami mekanisme yang diberikan melalui media televisi, sosialisasi langsung dan simulasi oleh KPU Kota Pontianak, (4) mengendalikan dan mengontrol kekuasaan dengan cara memberikan pendidikan politik kepada anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara yang memiliki tugas mengendalikan dan mengontrol jalannya suatu pemilihan umum. Faktor-faktor yang mempengaruhi seperti ekonomi, sikap apatis masyarakat, dan kampanye hitam menjadi tantangan KPU Kota Pontianak agar masyarakat tidak ikut kedalam pengaruh faktor tersebut sehingga dalam pelaksanaan penyelenggaran pemilihan umum dan pemerintahan dapat berjalan dengan baik.

 

Kata-kata Kunci : Pemilu Presiden, Strategi KPU,  Partisipasi Pemilih

Downloads

Published

2016-03-03