PENERAPAN E-GOVERNMENT DALAM PELAYANAN PUBLIK PADA MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KUBU RAYA

Authors

  • JESICA CAN Program Studi Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Isdairi Isdairi Tanjungpura University image/svg+xml
  • Agus Eka Tanjungpura University image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.26418/gov.v12i4.4276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis Penerapan E-Government Dalam Pelayanan Publik Pada Masa Pandemi Corona Virus Disesae (COVID-19) Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kubu Raya. Dalam penelitian ini ada 3 (tiga) elemen sukses pengembangan e-government yang menjadi fokus pembahasan dalam skripsi ini, yaitu support, capacity dan value secara khusus dalam aspek pelayanan melalui aplikasi SIPEMUDAonline. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada teknik keabsahan data peneliti menggunakan teknik trianggulasi sumber dan trianggulasi tehnik. Adapun yang menjadi hasil penelitian berdasarkan ketiga elemen yaitu support, capacity dan value. Dalam support, yaitu dukungan pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah terhadap pelaksanaan e-government sudah baik hal tersebut dilihat dari adanya kebijakan yang dibuat dan motivasi yang diberikan dari pimpinan Disdukcapil Kabupaten Kubu Raya. Dalam capacity ada tiga indikator yaitu, ketersediaan sumber daya yang cukup (finansial) keterserdiaan infrastruktur teknologi dan ketersediaan SDM (Sumber Daya Manusia) yang memiliki Kompeten. Ketersediaan anggaran/finansial masih terbilang minim dikarenaka untuk aplikasi SIPEMUDAonline belum dianggarkan secara khusus.  ketersediaan SDM yang dalam mengelola aplikasi SIPEMUDAonline kurang optimal. Dalam value terdapat tiga indikator yaitu, eksistensi, kemudahan pengguna serta manfaat, dari ketiga indikator tersebut dapat disimpulkan bahwa kurangnya sosialisasi menyebabkan kurangnya eksistensi sehingga mempengaruhi kemudahan dalam penggunaan aplikasi dan juga dikarenakan terbatasnya waktu dalam mengakses aplikasi tersebut.

 

Kata kunci: E-Government, Pelayanan Publik, Disdukcapil

References

Anggito, Albi., dan Setiawan, Johan. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif.Sukabumi: CV Sejak.

Arifin, Yusuf, Dkk. 2010. Kualitas Pelayanan E-Government ditinjau dariKepemimpinan Transformasional, Manajemen Pengetahuan danManajemen Perubahan.Unpad Press.

Dwiyanto, Agus. 2021. Mewujudkan Good Governance Melalui Pelayanan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada Unversity Press

Hardjaloka, L. (2014). Studi Penerapan e-Government di Indonesia dan NegaraLainnya Sebagai Solusi Pemberantasan Korupsi dalam PelayananPublik. Rechts Vinding: Media Pembinaan HukumNasional, 3(3).

Hardiansyah. 2011. Kualitas Pelayanan Publik (Konsep, Dimensi Indikator dan Implementasinya). Yogyakarta: Gava Media.

Indrajit, Richardus Eko. 2006. E-Government. Strategi Pembangunan dan Pengembangan Sistem Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Digital.Yogyakarta: Andi Ofset.

Indrajit, Richardus Eko. 2016. Electronic Government. Seri Bunga RampaiPemikiran Ekoji, Nomor 4. Preinexus.

Moleong, Lexy. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Moleong. 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Rahmadana, Muhammad Fitri dkk. 2020. Pelayanan Publik. Medan: YayasanKita Menulis.

Rianto, Budi dkk. 2012. Polri dan Aplikasi E-Government dalam Pelayanan Publik. Surabaya : Putra Media Nusantara.

Sinambela, Lijan Poltak dkk. 2014. Reformasi Pelayana Publik. Jakarta: Bumiaksara.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, KualitatifDan R&D. Bandung:Alfabeta.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung:Alfabeta.

Sugiyono. 2012. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung:Alfabeta.

Tochija, itoc. 2007. Kebijakan E-Government Dalam Meningkatkan Pelayanan Public. Jakarta: Pustaka Baru Garuda.

Usman & Nurdin. 2002. Konteks Implementasi Berbasis Kurikulum. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada

Dokumen:

Buku Profil Disdukcapil Kubu Raya 2021

Renja SKPD Tahun 2021 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil KabupatenKubu Raya

Instruksi Presiden. 2003. Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan E-Government.Jakarta:PresidenRepublikIndonesia

Peraturan Republik Indonesia. 2009. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009Tentang Pelayanan Publik

Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Melalui Direktorat Jenderal KependudukanDan Pencatatan Sipil Nomor. 443.1/2978/Dukcapil, 16 Maret 2020,Pelayanan Adminduk Dan Pencegahan Covid-19.

Skripsi/Jurnal:

Batubara, E., R; Helmy, Herlina. (2019). Analisis Pengembangan ElectronicGovernment Melalui Penyelenggaraan Website di Pemerintah DaerahKabupaten Padang Pariaman. JurnalEksplorasi Akuntansi, 1(4), Seri A,1666-1686.

Mustafa, A., Herman, R., dan Fibriyanita, F. (2020) Pelaksanaan E-KlipingBerbasai E-Government Pada Dinas Komunikasi Informatika, Statistikdan Persandian Kabupaten Banjar.

Untari, Fitria. 2018. “Penerapan E-Governmenti Dalam Pelayanan Publik MelaluiSistem Pajak Online (E-TAK) (Studi Pada Badan Pelayanan Pajak DaerahKota MALANG)”. Skripsi ilmu administrasi Universitas Brawijaya

Website:

https://sipemuda.kuburayakab.go.id/pelayanan

Published

2023-12-30