STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN KEPESERTAAN PROGRAM JAMINAN SOSIAL DI BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSJAL KETENAGAKERJAAN PONTIANAK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan Pontianak dalam meningkatkan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Permasalahan yang diangkat ialah masih rendahnya pemahaman dan pengertian tentang pentingnya mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan bagi masyarakat tenaga kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang dilak:ukan oleh BPJS Ketenagakerjaan Pontianak ialah kegiatan periklanan yang hanya dilakukan ketika ada instruksi dari BPJS Ketenagakerjaan Pusat. Sedangkan bauran promosi hubungan masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan Pontianak telah melaksanakan enam unsur, yaitu penyebaran informasi berupa sosialisasi, kegiatan konseling sebagai fungsi pelayanan dan perluasan calon peserta, menjalin komunikasi dengan pihak eksternal dan internal, membina hubungan dengan media cetak lokal dan Kejaksaan Negeri Pontianak, meningkatkan citra dengan menggandeng media lokal, serta mempromosikan melalui sosialisasi, leaflet, brosur dan melalui website. Kegiatan penjualan personal dilaksanakan dengan langkah-langkah mencari data potensi calon peserta, pendekatan, · penyajian informasi dan presentasi, mengatasi keberata.n, hingga tindak lanjut kepada calon peserta.
Kata-kata kunci: Komunikasi Pemasaran, Periklanan, Hubungan Masyarakat, Penjualan Personal