STRATEGI HUMAS DINAS KEPEMUDAAN, OLAHRAGA DAN PARIWISATA KOTA PONTIANAK DALAM MEMPROMOSIKAN TUGU KHATULISTIWA

Authors

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat wisatawan di Tugu Khatulistiwa diluar agenda tahunan kulminasi matahari. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang dilakukan oleh humas Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak dalam mempromosikan Tugu Khatulistiwa. Teori yang digunakan untuk menganalisis adalah teori Marketing Public Relations (MPR). Pada teori ini terdapat 9 aspek yang diteliti yaitu kesadaran, kepercayaan, antusiasme, promosi, komunikasi, citra, biaya promosi, dan komitmen. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan yang diambil pada penelitian ini berjumlah 4 orang yakni Kepala Bidang Pariwisata, serta 3 orang wisatawan yang mengunjungi Tugu Khatulistiwa Pontianak. Dalam pemilihan informan ini, digunakan teknik purposeful random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tugu Khatulistiwa memang hanya ramai pada saat kulminasi saja. Hal ini diperkuat dengan masih belum optimalnya Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak dalam melakukan strategi kegiatan dan strategi promosi pada Tugu Khatulistiwa. Strategi Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak melalui media sosial, kerjasama dengan stakeholder, pembuatan brosur dan booklet masih belum mampu menarik perhatian pengunjung diluar kegiatan Kulminasi Matahari. Hal yang perlu diperbaiki antara lain dengan terus berinovasi pada event yang akan diselenggarakan baik itu sifatnya bulanan maupuntahunan dan membuat rencana strategis dalam melakukan promosi secara berkala. Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak diharapkan mampu membuat kegiatan untuk menarik wisatawan berkunjung pada Tugu Khatulistiwa agar tidak mengandalkan kegiatan Kulminasi Matahari saja tiap tahunnya.

Kata Kunci     : Strategi Humas, Marketing Public Relations, Tugu Khatulistiwa

References

Andrasmoro, Dony. 2018. Analisis PotensiObyek Wisata Tugu KhatulistiwaSebagai Pendukung Daya Tarik Wisata Waterfront City di Kota Pontianak.

Chatamalah, Maman. 2005. Strategi Public Relations Dalam Promosi Pariwisata: Studi Kasus Dengan Pendekatan “Marketing Public Relations” di Provinsi Banten.

Bungin, Burhan.2001. MetodologiPenelitian Kualitatif AktualisasiMetodologis keArah Ragam Varian Kontemporer, Jakarta: Rajawali Pers.

Grewal, D. dan Levy, M. 2008. Marketing, Boston: McGraw-Hill Irwin.

Jefkins, Frank. 1992. Public Relations. Jakarta: Erlangga.

Kotler, Keller. 2009. Manajemen Pemasaran. Jilid I. Edisi ke 13. Jakarta: Erlangga

Karyono, Hari. 1997. Kepariwisataan. Jakarta: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. 2005. Metode Penelitian, Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Undang-Undang No. 9 Tahun 1990 Tentang Kepariwisataan.

Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan.

https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/m diator/article/viewFile/1120/691

(Diakses 3 Oktober 2019)

Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak.

http://disporapar.pontianakkota.go.id/

(Diakses 7 September 2019)

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pontianak

https://disdukcapil.pontianakkota.go.id/

(Diakses 5 November 2020)

Downloads

Published

2022-12-30