Persepsi Mahasiswa Atas Implementasi Surat Edaran Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Semester Genap Tahun Akademik 2021/2022
Abstract
Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan pandangan mengenai persepsi mahasiswa atas implementasi surat edaran penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap tahun akademik 2021/2022. Permasalahan mengenai persepsi mahasiswa atas implementasi surat edaran penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap tahun akademik 2021/2022 ini menarik untuk diteliti karena dalam menyampaikan sebuah pesan kita harus melihat tanda dan maknanya. Dalam penelitian ini tandanya adalah surat edaran dan maknanya adalah implementasi dalam bentuk perintah maupun pelaksanaannya. Peneliti menggunakan wawancara semi terstruktur untuk mendapatkan data yang kemudian di transkrip. Untuk memperkaya data peneliti juga melakukan observasi atas implementasi yang ada di fakultas ilmu sosial dam ilmu politik, Universitas Tanjungpura. Hasilnya peneliti mendapatkan persepsi mahasiswa atas implementasi surat edaran penyelenggaraan pada semester genap tahun akademik 2021/2022 yang dimana seluruh narasumber sepakat bahwa surat edaran penyelenggaraan pembelajaran tidak dapat menjadi acuan dalam menyiapkan penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap tahun akademik 2021/2022. Dari hasil penelitian ini diharapkan pihak terkait dapat berbenah dalam menjalankan tugas dan fungsi administrasi, menggunakan media yang tepat dalam menyebarluaskan informasi kepada publik, dan memberikan informasi maupun himbauan secara resmi kepada mahasiswa.
Kata kunci: persepsi, surat edaran, penyelenggaraan pembelajaran, implementasi.
References
Berger, Charler. R. 2005. “Interpersonal Communication: Theoretical Perspectives, Future Prospects.” Dalam Teori Komunikasi: Theories of Human Communication, diedit oleh Stephen W. Littlejohn dan Karen A. Foss, 185. Jakarta: Salemba Humanika.
Hasman, R. (2015). Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa Di Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi. Katalogis.
Hertati, D. (2020). Model Implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Desa Berbasis Web Bagi Pemerintahan Desa di Kabupaten Sidoarjo. Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 10(1).
Moheadjir, 2000. Dalam Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif, 35-36. Malang: Intrans Publishing.
Morissan. 2014. “Teori makna semantik.” Dalam Teori Komunikasi Individu Hingga Masa, 189-196. Jakarta: Kencana.
Mufid, Muhamad, Komunikasi & Regulasi Penyiaran Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010.
Nova, F (2011). Crisis Publik Relations. Jakarta : Raja Gravindo Persada.
Osgood, Charles. “The Nature of MEasurement of Meaning.” In The Semantic Differential Technique, edited by William B. Gudykunst, 173-91. Thousand Oaks, CA: Sage, 2005.
Pujileksono, Sugeng. 2016. “Metode Penelitian Komunikasi.” Malang: Intrans Publishing
Ratna, Nyoman Kutha. 2016. “Metodologi Penelitian Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora Pada Umumnya”. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sarosa, Samiaji. 2012. “Penelitian Kualitatif Dasar-dasar”. Jakarta: PT Indeks
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Uchjana, Onong Effendy, Ilmu Komunikasi Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 1999.
Walgito, B. (2010). Pengantar Psikolog Umum. Yogyakarta : C.V Andi Offset