HAMBATAN KOMUNIKASI WHATSAPP GROUP SEBAGAI WADAH KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA MURID DENGAN WALI KELAS DI TAMAN KANAK-KANAK (TK) MARIANI PTPN XIII PIRSUS I PARINDU

Authors

  • Satriani Elsih Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Aliyah Nur’Aini Hanum Tanjungpura University image/svg+xml
  • Dea Varanida Tanjungpura University image/svg+xml

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi hambatan dalam komunikasi kelompok melalui grup WhatsApp  di Taman Kanak-Kanak (TK) Mariani PTPN XIII Pirsus I Parindu. Taman Kanak-Kanak (TK) Mariani PTPN XIII Pirsus I Parindu membentuk sebuah komunikasi kelompok melalui grup WhatsApp  kelas untuk membagikan informasi seputar sekolah kepada orang tua/wali murid. Namun, komunikasi kelompok melalui grup WhatsApp  ini terdapat kendala-kendala yang mengakibatkan komunikasi kelompok yang berjalan tidak efektif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini dalah teori Group think atau teori Pemikiran Kelompok yang dikemukakan oleh Irvin L. Janis. Teori ini membahas mengenai tiga faktor yang membawa sebuah kelompok ke dalam kondisi pemikiran kelompok, meliputi faktor kohesivitas, faktor struktural, dan faktor tekanan kelompok. Jenis penelitian yang peneliti gunakan dalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi kelompok melalui grup WhatsApp  di TK Mariani PTPN XIII Pirsus I tidak berjalan optimal diakibatkan oleh kendala-kendala yang dihadapi yakni meliputi ketimpangan kepaduan antar orang tua/wali murid dengan kepaduan antara orang tua/wali murid dengan wali kelas, belum terciptanya kepemimpinn yang imparsial, serta tidak adanya prosedur pengambilan keputusan dalam kelompok merupakan penyebab tidak optimalnya komunikasi kelompok ini. Kepaduan yang terjalin antar orang tua/wali murid dapat mebawa komunikasi kelompok yang optimal, dengan diimbangi kepemimpinan imparsial dan prosedur pengambilan keputusan kelompok.

Kata kunci: Komunikasi Kelompok, Group think, Taman Kanak-Kanak (TK) Mariani PTPN XIII Pirsus I Parindu.

References

Cangara, Hafied. 2016. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Fiske, John. 2014. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Gasising, Syafirudin. S., dan Suryanto. 2016. Public Relations. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Goldberg, Alvin A., dan Larson, Carl.E. 2006. Komunikasi kelompok: proses-proses diskusi dan penerepannya. Diterjemahkan oleh Koesdarini Soemiati dan Gary R. Jusuf. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Ishaq, Ropingi El. 2017. Public Relations Teori & Praktik. Malang: Intrans Publishing.

Miles, Mathew B., dan Michael Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Jakarta: UIP.

Moeleong, Lexy J. 2007. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Morissan. 2013. Teori Komunikasi Individu Hingga Massa. Jakarta: Kencana.

Muhammad, Arni. 2014. Komunikasi Organisasi. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Nurudin. 2017. Ilmu Komunikasi Ilmiah dan Populer. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Pujiastuti, Wahyuni. 2016. Peran Media Sebagai Urat Nadi Komunikasi Organisasi. Jakarta: Universitas Indonesia.

Rahardjo, Muljo. 2016. Teori Komunikasi. Yoogyakarta: Gava Media.

Rakhmat, Jalaluddin. 2011. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Romli, Khomsahrial. 2014. Komunikasi Organisasi Lengkap. Jakarta:PT Gramedia.

Roudhonah. 2019. Ilmu Komunikasi. Depok: PT RajaGrafindo Persada.

Ruliana, Poppy., dan Lestari, Puji. 2019. Teori Komunikasi. Depok: PT RajaGrafindo Persada.

Santoso, Edi., dan Setiansah, Mite. 2012. Teori Komunikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Published

2025-06-30