PELAYANAN PENDIDIKAN DASAR DI DESA BERINANG MAYUN KECAMATAN MENYUKE KABUPATEN LANDAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v5i2.1054Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan dan mengetahui tentang kualitas pelayanan Pendidikan Dasar di Desa Berinang Mayun Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: masih adanya anak putus sekolah di usia sekolah dasar. Hal ini disebabkan oleh 2 faktor: 1. Faktor pemukiman sarana sekolah jauh, 2. Faktor sosial ekonomi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Kotler tentang 5 determinati kualitas pelayanan, karena pelayanan berkaitan dengan jasa yang diterima masyarakat selaku pelanggan. Hasil penelitian yang penulis lakukan menunjukkan bahwa: Faktor pemukiman sarana sekolah yang jauh merupakan salah satu alasan terjadinya anak putus sekolah di usia sekolah, karena letak sekolah yang jauh dari pemukiman masyarakat atau tempat tinggal masyarakat. Jauhnya jarak sekolah dengan sekolah membuat orang tua tidak tanggap atau merespon dan memperhatikan perkembanggan pendidikan anak mereka, sehingga jika anaknya bolos sekolah mereka (orang tua) tidak tau.Faktor kedua sosial ekonomi yang rendah juga dapat menyebabkan anak putus sekolah karena hal terpenting yang mereka (orang tua) pikirkan adalah terpenuhinya kebutuhan pokok sehari-hari keluarga, dengan demikian orang tua atau masyarakat akan lebih memilih bekerja seperti berladang untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga sehingga meskipun ada bantuan dari sekolah orang tua tidak tau menau karena kurangnya respon dan perhatian orang tua terdadap pendidikan anak. Rekomendasi dalam penelitian ini; a). Diharapkan kepada pemerintah supaya kualitas pelayanan pendidikan dapat terus ditingkatkan terutama dari faktor pemukiman sarana sekolah yang jauh, diharapkan dari pihak pemerintah untuk lebih memperhatikan kondisi dan situasi yang strategis dalam mendirikan sebuah sekolah dengan jarak pemukiman tempat tinggal masyarakat, b). Memberikan bantuan atau beasiswa kepada siswa supaya lebih tuntas lagi terutama pada sistem pendataan, sehingga tidak terjadi tumpang tindih seperti 1 orang siswa ada yang mendapatkan 2 beasiswa, c). Melakukan verifikasi data penerimaan beasiswa sehingga dapat meminimalisir akan terjadinya penerimaan beasiswa doble.
Kata-kata kunci: Pelayanan, Pendidikan, Dasar
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat