KINERJA DINAS KESEHATAN KOTA PONTIANAK DALAM PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA KOTA PONTIANK
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v5i2.1059Abstract
Permasalahan dalam penelitian ini adalah endemisnya kasus demam berdarah dengue khususnya di Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak dan relatif meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja Dinas Kesehatan Kota Pontianak dalam pencegahan dan pemberantasan penyakit demam berdarah dengue di Kecamatan Pontianak utara Kota Pontianak. Peneliti menggunakan indikator pengukuran kinerja dari Agus Dwiyanto (2006: 50-51), yaitu: Produktivitas, Kualitas Layanan, Responsivitas, Responsibilitas, dan Akuntabilitas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dilihat dari lima indikator kinerja yang digunakan, kinerja Dinas Kesehatan Kota Pontianak dalam pencegahan dan pemberantasan penyakit demam berdarah dengue di Kecamatan Pontianak Utara sudah cukup baik namun perlu adanya peningkatan. Produktivitas Dinas Kesehatan Kota Pontianak dapat dikatakan belum maksimal karena hasil yang dicapai belum memenuhi semua target yang telah ditetapkan sebelumnya. Kualitas layanan Dinas Kesehatan Kota Pontianak dapat dikatakan belum maksimal, hal tersebut disebabkan karena minimnya jumlah pegawai Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Responsivitas Dinas Kesehatan Kota Pontianak dapat dikatakan cukup baik, hal ini ditunjukkan dengan adanya respon yang cepat dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak terhadap laporan dari masayarakat. Responsibilitas Dinas Kesehatan Kota Pontianak dapat dikatakan cukup baik, hal ini dibuktikan dengan adanya upaya dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak yang senantiasa melaksanakan tugasnya sesuai dengan SOP dan petunjuk teknis yang ada. Akuntabilitas Dinas Kesehatan Kota Pontianak dapat dikatakan cukup baik, hal ini dibuktikan dengan adanya pelaksanaan kegiatan oleh Dinas Kesehatan Kota Pontianak yang menyesuaikan situasi dan kondisi masyarakat, serta adanya transparansi dalam penyaluran dan penggunaan dana. Saran dari penelitian yang ini adalah perlu adanya peningkatan kegitan sosialisasi, meningkatkan daya tanggap terhadap keluhan masyarakat dan perlu adanya penambahan sumber daya manusia.
Kata-kata Kunci: Kinerja Organisasi, DBD, Kecamatan Pontianak Utara
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat