IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PUPUK BERSUBSIDI DI KECAMATAN MUARA PAWAN KABUPATEN KETAPANG
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v5i4.1256Abstract
Tujuan penelititian ini adalah untuk mengetahui dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan implementasi kebijakan pupuk bersubsidi di Kecamatan Muara Pawan Kabupaten Ketapang belum berjalan dengan optimal. Permasalahan yang terjadi yaitu komunikasi yang belum berjalan dengan optimal. Selain itu, masih banyaknya petani yang belum mendapatkan distribusi pupuk bersubsidi di Kecamatan Muara Pawan Kabupaten ketapang. Dalam penelitian ini menggunakan teori Edward III terdapat 4 faktor yang mempengaruhi yaitu faktor komunikasi, faktor sumberdaya, faktor disposisi dan faktor struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dilihat dari faktor komunikasi yaitu proses penyampaian informasi yang masih kurang optimal kepada petani mengenai kebijakan pupuk bersubsidi. Dilihat dari faktor Sumberdaya yaitu terutama sumberdaya manusia (staff)/pegawai dalam melaksanakan penyuluhan, sosialisasi maupun pengawasan dilapangan kepada petani di Kecamatan Muara Pawan sudah cukup memadai. Dilihat dari faktor Disposisi/sikap agen pelaksana yaitu untuk agen pelaksana kebijakan (Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ketapang) sudah cukup baik dalam menanggapi permasalahan yang berkaitan dengan kebijakan pupuk bersubsidi namun Untuk sikap petani yaitu masih ada petani yang masih kurang peduli dengan adanya kebijakan tersebut dikarenakan masih adanya petani yang tidak mengikuti acara yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ketapang mengenai penyampaian informasi tentang kebijakan pupuk bersubsidi. Di lihat dari faktor Struktur birokrasi yaitu Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ketapang bekerja sesuai dengan Standar Operasioanal Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan dan tidak ada penyelewengan dari SOP tersebut serta tidak ada pemberian insentif (bonus/penghargaan) khusus kepada pegawai.
Kata-kata kunci : Implementasi Kebijakan, Pupuk bersubsidi, Petani
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat