KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM PEMBANGUNAN DI DESA SINAR PEKAYAU KECAMATAN SEPAUK KABUPATEN SINTANG
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v6i4.1655Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas kepemimpinan Kepala Desa dalam pembangunan di Desa Sinar Pekayau Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini pada “Bagaimana Efektivitas Kepepemimpinan Kepala Desa dalam Pembangunan di Desa Sinar Pekayau Kecamatan Sepaik Kabupaten Sintang”. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Teknik analisis meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Lokasi penelitian di Desa Sinar Pekayau Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang. Subjek penelitian adalah Kepala Desa, Kaur Pembangunan, Seketaris Desa, Kepala Dusun Natai Gandis, Kepala Dusun Natai Mentawak, Tokoh Masyarakat, dan Masyarakat Desa Sinar Pekayau. Dalam penelitian ini mengunakan teori Efektivitas Kepemimpinan Menurut Steers (2002:206) yang dilihat dari tiga aspek yakni Kemampuan menyesuaikan diri, Kemempuan meningkatkan produktivitas, dan Kemampuan meninciptakan kepuasan kerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kepemimpinan Kepala Desa dalam pembangunan di Desa Sinar Pekayau Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang belum berjalan dengan efektif yang terlihat dari komunikasi Kepala Desa dengan masyarakat kurang terjalin dengan baik, dengan demikian partisipasi masyarkat dalam pembangunan sangat kurang, produktivitas dari kepemimpinan Kepala Desa masih rendah hal ini diketahui dari masih banyak keluhan dari masyarakat akan kurangnya transparan dari Kepala Desa mengenai program pembangunan yang ada, hal tersebut terlihat dari masih banyak program pembangunan yang belum teselesaikan, dan dalam menciptakan kepuasan kerja kepemimpinan Kepala Desa juga masih belum optimal yakni masih banyak program pembangunan yang dimusyawarakan melalui musrembang desa, yang belum terealisasikan sampai sekarang. Untuk itu, Kepala Desa perlu berkerja lebih keras lagi memperjuangkan pembangunan yang menjadi sekala prioritas dari musyawarah rencana pembangunan tingkat desa, serta meningkatkan Kepemimpinannya dalam pembangunan melalui komunikasi dengan baik pada masyarakat agar pertisipasi masyarkat dan semagat gotong-royong dapat tergerak, dengan kegitan gotong-royong tersebut akan menumbuhkan rasa kebersamaan diantara masyarakat.
Kata-kata Kunci : Kepemimpinan, Kepala Desa, Pembangunan
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat