STRATEGI PELAKSANAAN PENINGKATAN KEPARIWISATAAN DI KABUPATEN NATUNA
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v6i4.1656Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan strategi yang digunakan dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Natuna.Permasalahan dalam penelitian ini adalah Belum memadainya sarana dan prasarana pada wisata dan Masih minimnya promosi. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah informasi strategi yang harus dilakukan dalam pembangunan Pariwisata di Kabupaten Natuna?.Subjek penelitian dalam penelitian ini terdiri dari: Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Natuna, Kepala Seksi bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Natuna, dan Pengunjung serta masyarakat di sekitar kawasan wisata Kabupaten Natuna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi kebijakan kepariwisataan di Objek Wisata Alam Kabupaten Natuna dapat berjalan karena adanya proses komunikasi yang terpadu antar dinas terkait. Proses komunkiasi tersebut terjalin antara pihak Pemkab Natuna, Pengelola Objek Wisata Alam Kabupaten Natuna maupun instansi lainnya. Sikap aktor pelaksana kebijakan dalam melaksanakan kebijakan kepariwisataan di Kabupaten Natuna cukup baik. Hal ini menunjukkan bahwa mereka berkomitmen untuk mengembangkan Objek Wisata Alam, agar menjadi destinasi wisata yang menarik dan nyaman untuk dikunjungi. Oleh karena itu, petugas juga makin ramah dan sopan terhadap wisatawan, dan mereka juga bersedia memberikan informasi yang dibutuhkan konsumen. Dukungan lingkungan ekonomi, sosial dan politik dalam implementasi kebijakan kepariwisataan di Objek Wisata Alam, Kabupaten Natuna cuku memadai. Hal ini berdampak positif bagi tumbuhnya kerjasama antar berbagai pihak, khususnya pemerintah dan masyarakat setempat dalam mengembangkan Objek Wisata AlamKabupaten Natuna. Kondisi ekonomi masyarakat setempat yang masih agraris telah membuka peluang pengembangan ekonomi, sehingga masyarakat dapat memberikan dukungan penuh dalam pengembangan Objek Wisata Alam. Selain itu, kondisi sosial dan politik yang kondisif, yakni situasi yang aman telah membuat para pengunjung merasa nyaman saat berkunjung ke Objek Wisata Alam. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah Pihak pengelola Objek Wisata Alam, diharapkan dapat terus mengoptimalkan implementasi Kebijakan Kepariwisataan di Objek Wisata Alam, Hal ini dapat dilakukan dengan terus mengupayakan peningkatan jumlah pegawai maupun anggaran yang ada. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya secara sinergis dengan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat untuk mengatasi keterbatasan dana maupun SDM. Hal ini dilakukan agar pendapatan Kabupaten Natuna yang berasal dari Objek Wisata Alam dapat ditingkatkan seiring dengan terus bertumbuhnya jumlah wisatawan yang berkunjung.
Kata-kata Kunci : Strategi, Pelaksanaan Peningkatan Kepariwisataan, Kabupaten Natuna.
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat