IMPLEMENTASI PROGRAM PENGENDALIAN DAN PENANGGULANGAN RABIES DI KABUPATEN SANGGAU
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v6i4.1695Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses implementasi serta mendeskripsikan aktivitas dan tindakan yang dilakukan dalam program pengendalian dan penanggulangan rabies di Kabupaten Sanggau. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih belum optimalnya program pengendalian dan penanggulangan rabies di Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu. Dari permasalahan dianalisis dengan menggunakan teori implementasi menurut Charles O. Jones (1996:296) terdapat tiga variabel yaitu: organisasi (organization), interpretasi (interpretation) dan penerapan (application). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun hasil penelitian dari penelitian ini adalah organisasi dalam program pengendalian dan penanggulangan rabies ini yaitu para pelaksana program yang ada di daerah ini meliputi dinas perkebunan dan peternakan Kabupaten Sanggau serta para anggota masyarakat baik itu yang ada di RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan yang ada di Kabupaten Sanggau. Selanjutnya interpretasi dari program ini yaitu penyampaian informasi kepada masyarakat tentang bahaya rabies serta cara-cara penanggulangan dan antisipasi sudah maksimal serta adanya kemauan dan komitmen dari Kepala Dinas dan seluruh staf yang cukup tinggi untuk melaksanakan program kegiatan teknis walau dari sisi anggaran terbatas. Dan penerapan atau aplikasi dari program ini adalah akumulasi persentase kegiatan vaksinasi HPR pada tahun 2017 mencapai 88,85%, dimana hal ini sudah memenuhi standar cakupan vaksinasi yang ditetapkan yaitu 70% sehingga dapat dikatakan program vaksinasi HPR sudah maksimal.
Kata-kata kunci: Implementasi, Program Pengendalian Dan Penanggulangan, Rabies
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat