PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DALAM MENINGKATKAN USAHA LELE DI DESA NANGA BIANG KECAMATAN KAPUAS KABUPATEN SANGGAU
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v7i1.1763Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang meningkatkan keberdayaan masyarakat dalam mengembangkan program usaha lele di desa Nanga Biang Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau. Permasalahan yang dihadapi masih belum terciptanya keberdayaan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa melalui pengelolaan program usaha lele yang tidak dapat berkembang secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan teori Mardikanto terdapat 4 faktor yang mempengaruhi proses pemberdayaan masyarakat yaitu Membangun Komitmen, Meningkatkan Keberdayaan Masyarakat, Sarana dan Prasarana, Memobilisasi. Hasil penelitian ini adalah pertama dalam membangun komitmen masyarakat yang masih kurangnya kesadaran akan tanggung jawab di dalam diri masyarakat sehingga janji masyarakat untuk mengelola usaha lele dalam meningkatkan hasil pendapatan pertumbuhan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan hidup masih belum mencapai hasil yang optimal. Kedua, belum meningkatnya keberdayaan di masyarakat desa karena usaha lele tidak dapat berkembang secara berkelanjuan sehingga untuk memenuhi hasil pendapatan masyarakat dalam meningatkan perekonomian untuk memberdayakan masyarakat desa belum tercapai. Ketiga, masyarakat belum mampu memanfaatkan sarana dan prasarana yang disediakan oleh pemerintah desa dalam mengelola program usaha lele sehingga usaha lele hanya mampu berjalan dalam satu periode atau hanya dalam satu kali panen. Keempat, dalam memobilisasi program usaha lele pemerintah desa belum mampu untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat desa karena hasil yang didapat dari pengelolaan usaha lele tidak mampu untuk mengembangkan usaha yang baru. Sehingga program usaha lele yang dikelola oleh kelompok usaha masyarakat untuk meningkatkan hasil pendapatan perekonomian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup agar masyarakat desa dapat berdaya belum mampu mencapai sasaran tujuan yang diharapkan dengan pengembangan program usaha pemerintah desa secara terus berkelanjutan.
Kata-kata Kunci: Komitmen Masyarakat, Meningkatkan Keberdayaan, Pengembangan Program
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat