IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYEDIAAN RUANG LAKTASI DI PUSKESMAS LINGGA KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBU RAYA
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v7i1.1822Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan implementasi kebijakan ruang laktasi di Puskesmas Lingga Kecamtan Sungai Ambawang. Ruang laktasi di Puskesmas Lingga yang masihbelum optimal, hal tersebut dibuktikan dengan fasilitas yang disediakan hanya kursi panjang dengan ukuran ruangan ruang laktasi hanya 1,5m sehingga cukup membuat tertarik untuk diteliti. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang merupakan metode yang memberikan deskripsi secara mendalam tentang sebuah fenomena.Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori yang dikemukakan oleh Van Metter dan Van Horn. Berdasarkan teori Van Metter dan Van Horn yang mempengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan dapat dilakukan melalui enam variabel yang berpengaruh dalam pelaksanaan implementasi kebijakan, yaitu ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, sikap/kecenderungan (disposition) para pelaksana, komunikasi antar organisasi dan aktivis pelaksana, dan kondisi sosial, ekonomi, dan politik. Namun, terdapat tiga variabel yang belum berjalan secara maksimal sehingga menghambat pelaksanaan implementasi ini.Tiga hal tersebut adalah sumber daya kebijakan yang belum sepenuhnya terpenuhi, sikap/kecenderungan (disposition) para pelaksana, dan lingkungan sosial, ekonomi, dan politik.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan implementasi kebijakan ini belum berjalan secara maksimal sehingga menghambat pelaksanaan implementasi ini.
Kata-kata Kunci : Proses Implementasi Kebijakan, Penyediaan, Ruang Laktasi, Puskesmas
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat