KOORDINASI DALAM PELAKSANAAN PENDAFTARAN BIDIK MISI DI SMA NEGARI 10 KOTA PONTIANAK

Authors

  • SITI AISYAH NIM. E01111027 fisip

DOI:

https://doi.org/10.26418/publika.v7i4.2133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai koordinasi dalam pelaksanaan pendaftaran bidik misi di SMA Negeri 10 Kota Pontianak. Permasalahan yang terjadi yaitu tidak adanya rekomendasi dari kepala sekolah kepada siswa siswi tahun 2015 yang mendaftar bidik misi yang disebabkan adanya ketidakjelasan dalam pembagian tugas, kurangnya pemahaman siswa terhadap persyaratan bidik misi, dan kurang optimalnya kerja sama antara pihak sekolah. Metode yang peneliti gunakan adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil yang didapat dengan analisis teori Moekijat (2005:125) ialah aspek pembagian tugas, pada indikator ini pembagian tugas yang diberikan oleh Kepala sekolah sudah cukup jelas namun tidak tegas, seperti masih adanya tumpang tindih tugas antara wakakurikulum dengan guru bimbingan dan konseling (BK) sebagai pelaksana dalam pendafataran bidik misi disekolah. Pada aspek kesatuan arah, tidak adanya rapat atau pertemuan khusus sehingga terjadi ketidakpahaman siswa siswi mengenai persyaratan pendaftaran bidikmisi. Pada aspek kerja sama, belum optimalnya kerja sama antar pihak sekolah dalam pelaksanaan pendaftaran bidik misi disekolah. Sehingga pada aspek ini, koordinasi yang dilakukan pada pelaksanaan pendaftaran bidik misi di SMAN 10 Pontianak belum efektif. Saran untuk penelitian ini adalah sebaiknya harus ada pembagian tugas yang jelas dan tegas dari Kepala Sekolah kepada Guru BK dalam pelaksanaan pendaftaran bidik misi, dan harus ada pertemuan atau rapat khusus dalam membahas tentang persyaratan bidik misi, serta harus ada kerja sama yang baik dalam pelaksanaan pendaftaran bidik misi di sekolah tersebut.

Kata-kata kunci : Koordinasi, Sekolah, dan Pendaftaran Bidik Misi

Published

2018-12-19