PERANAN KEPALA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA CIPTA KARYA KECAMATAN SUNGAI BETUNG KABUPATEN BENGKAYANG
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v7i4.2160Abstract
Tujuan penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan dan menganalisis peranan Kepala Desa sebagai pusat, pemberi arah, dan sebagai penggerak dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang. Teori yang digunakan untuk menganalisis masalah penelitian ini adalah teori kepemimpinan yang dikemukakan oleh Kartini dan Kartono. Melalui metode kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Desa Cipta Karya telah melaksanakan kepemimpinan dalam memberdayakan masyarakat desa dengan membuat program-program pemberdayaan yang berbasis pada kebutuhan masyarakat desa. Kepemimpinan Kepala Desa dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat tercermin dari beberapa aspek, yaitu 1) Posisi Kepala Desa sebagai pusat pemberdayaan, ditunjukkan dengan menghimpun berbagai aspirasi masyarakat, dan membuat keputusan dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program pemberdayaan masyarakat, namun Kepala Desa Cipta Karya belum melaksanakan tugas tersebut karena kurangnya pengalaman dan pengetahuan yang baik dalam pengelolaan dana desa, sehingga program masih belum memberikan dampak signifikan dalam pemberdayaan masyarakat. Serta masyarakat masih mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program pemberdayaan masyarakat; 2) Kepala Desa selalu menunjukkan peran sebagai pemberi arahan dalam pemberdayaan masyarakat desa, ditunjukkan dengan memberikan masukan dan saran termasuk perintah baik lisan dan tertulis kepada perangkat desa dan masyarakat tentang program pemberdayaan yang dilaksanakan; 3) Kepala Desa sebagai penggerak dan stimulator dalam pemberdayaan, ditunjukkan dengan membangun partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program pembangunan. Kendati demikian, dalam pelaksanaanya belum semua masyarakat tergerak untuk berpartisipasi, sehingga beberapa program pemberdayaan masih cenderung bersifat top-down. Belum banyak masyarakat yang tergerak oleh ajakan kepala desa untuk terlibat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Kata-kata Kunci : Peranan, Kepemimpinan, Kepala Desa, Pemberdayaan
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat