IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH KOTA PONTIANAK NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAN PERLINDUNGAN ANAK (Studi Anak Bermasalah Dengan Hukum di Kota Pontianak)
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v8i3.2476Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kebijakan perlindungan anak, studi kasus anak yang bermasalah dengan hukum di Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun yang menjadi permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah yang pertama meningkatnya kasus terlantar dan pencurian terhadap anak di Kota Pontianak, dan kebijakan perlindungan anak di Kota Pontianak belum berhasil khususnya untuk anak yang bermasalah dengan hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab kinerja Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Kota Pontianak Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak, Studi Kasus Anak Bermasalah Dengan Hukum Di Kota Pontianak adalah ukuran dan tujuan kebijakan yang belum tercapai, sumberdaya yang belum ada tenaga khusus sesuai dengan keterampilan, implementor cukup tegas terhadap sanksi apa yang akan diberikan untuk mengatasi permasalahan dalam pelaksanaan perlindungan anak ini. Sikap/kecenderungan (disposition) para pelaksana belum maksimal dalam implementasi kebijakan ini untuk mencapai sasaran dan tujuan dari kebijakan. Komunikasi yang dilakukan antar organisasi belum berjalan secara baik, akan tetapi komunikasi yang kurang koordinasi pada atasan adalah bentuk komunikasi yang perlu diperbaiki supaya terjalin hubungan yang baik antar agen pelaksana dalam menjalankan isi dari kebijakan sehingga implementasi kebijakan ini belum berjalan dengan baik. Serta lingkungan ekonomi dan sosial yang kurang mendukung dan berpengaruh terhadap pelaksanaan kebijakan perlindungan anak tersebut. Saran untuk penelitian ini adalah diharapkan dari pemerintah untuk lebih memperhatikan dalam memberikan hak terbaik untuk anak terutama pemenuhan haknya serta melakukan pembenahan agar menjadi lebih baik dalam melaksanakan kebijakan perlindungan anak.
Kata kunci: Implementasi, Kebijakan, Perlindungan Anak.
IMPLEMENTATION OF REGIONAL REGULATION OF PONTIANAK CITY NUMBER 3 OF 2014 CONCERNING THE IMPLEMENTATION OF CHILDREN PROTECTION (Study of Children with Legal Problems in Pontianak City)
By GLADYS ISABELLA1* NIM. E1012141055 Dr. Zulkarnaen, M.Si2 ,Dewi Utami, S.IP, M.S2 *Email: [email protected]
1. Student of Public Administration Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Tanjungpura University, Pontianak 2. Lecturer of Public Administration Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Tanjungpura University, Pontianak
ABSTRACT
This research aims to describe and analyze child protection policies, case study of children with legal problems in Pontianak City. The research method used is descriptive qualitative approach. The problem in this study is the increase in cases of neglect and theft of children in Pontianak, and child protection policies in Pontianak City that have not been successful, especially for children who have probles with the law. The results of this study show that the factors causing the performance of the implementation of the Pontianak City Regional Regulation Number 3 of 2014 Concerning the Implementation of Child Protection, Case Study of Children with Legal Problems in Pontianak City are the criteria and objectives of the policy that have not been reached, the resources that do not yet have special personnel according to the skills, the implementers are quite firm in applying what sanctions to overcome problems in implementing child protection. The disposition of the implementers has not been maximized in the implementation of this policy to achieve the goals and objectives of the policy. Communication between organizations is not going well, but lack of coordination with superiors is a form of communication that needs to be improved so that there is a good relationship between implementing agencies in carrying out the contents and policies and therefore the implementation of this policy has not gone well. And the economic and social environment that is less supportive and influential on the implementation of child protection policies. The suggestion is that it expected from the government to pay more attention in giving the proper rights for children, especially the fulfillment of their rights and to make improvements to be better in implementing child protection policies.
Keyword: Implementation, Policy, Child Protection
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat