PENGUATAN KEBIJAKAN KELEMBAGAAN BADAN USAHA MILIK DESA DI DESA SUKA GERUNDI KECAMATAN PARINDU KABUPATEN SANGGAU
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v8i4.2506Abstract
Skripsi ini membahas tentang penguatan kebijakan kelembagaan Bumdes menuju Desa Mandiri di Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau pada tahun 2019. Subyek pada penelitian ini adalah Kasi pengembangan ekonomi dan teknologi tepat guna Dinas Pemdes, tenaga ahli pengembangan ekonomi desa, Kepala Desa Suka Gerundi, direktur bumdes dan masyarakat desa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana penguatan kebijakan kelembagaan desa menuju Desa mandiri di Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Temuan dari penelitian ini menunjukan kebijakan kelembagaan bumdes yang ada di desa suka gerundi belum berjalan secara efektif menuju desa suka gerundi yang mandiri, dibuktikan dengan belum adanya produk unggulan desa dan masyarakat sekitar belum merasakan secara signifikan peningkatan perekonomian dengan hadirnya bumdes, serta partisipasi masyarakat yang belum secara maksimal diberdayakan untuk menciptakan iklim perekonomian desa yang aktif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebijakan kelembagaan bumdes menuju desa mandiri belum berjalan secara optimal, perlu adanya kebijakan pendidikan terhadap manajer bumdes dan pendidikan serta pelatihan-pelatihan kepada anggota bumdes. partisipasi masyarakat yang belum berjalan efektif perlu adanya partisipasi masyarakat didalam tiga tahap bentuk partisipasi seperti perencanaan, pelaksanaan, dan pemanfaatan. Bumdes dibentuk belum efektif dan sesuai dengan tujuan serta esensi dari bumdes, masyarakat harus dijadikan aktor dalam menciptakan iklim perekonomian desa yang aktif diwadahi oleh bumdes. .
Kata Kunci: Penguatan Kelembagaan, Bumdes, Desa Mandiri
STRENGTHENING INSTITUSIONAL POLCIES OF VILLAGE-OWNED ENTERPRISES TOWARDS AN INDEPENDENT VILLAGE IN SUKA GERUNDI VILLAGE OF PARINDU SUB-DISTRICT OF SANGGAU REGENCY
AGUNG WICHAKSONO PRABOWO NIM: E1011151138 Dr. H. Rusdiono, M.SI , Drs. Abdulrahim, M.SI Email: [email protected] 1. Student of Public Administration Study Program, Faculty of Social and Political Science, Tanjungpura University, Pontianak 2. Lecture of Public Admimistration Study Program, Faculty of Social and Political Science, Tanjungpura University, Pontianak
Abstract
This undergraduate thesis discusses the strengthening of the Village-owned Enterprises’ institusional policies towards an Independent Village in Suka Gerundi Village of Parindu Sub-District of Sanggau Regency in 2019. The subject of this study are the Head of Economic Development and Approprite Technology of the Village Government Office, village economic development expert, Suka Gerundi Village Head, director of Village-owned Enterprises and people of the Village. The aim of this study is to find out about the strengthening of the village institutional policies towards an independent village in Suka Gerundi Village of Parindu SubDistrict of Sanggau Regency. The method used is a qualitative method. The findigs of this study showed that the institutional poliece of village Village-owned Enterprise in Suka Gerundi Village have not been effectively implemented towards the independent Suka Gerundi Village, as evidenced by the absence of superior products from the village and surrounding communities who have not enjoyed a significant increase in the economy with the presence of Village-owned Enterprises, and the community participation that has not optimally been empowered to create an active village economic climate. The conclusion of this research is that the village-owned Enterprise’ institutional policies towards an Independent Village have not run optimally. It is necessary to have an education policy for the Village-owned Enterprises’ managers as well as education and training for members of the Villageowned Enterprice’ members; community participation that has not been effective yet needs community participation in three stages of participation such as planning, implementation and utilization. The Village-owned Enterprises that were established have not yet been effective and in accordance with the objective and essence of the Village-owned Enterprises; the community must be made actors in creating an active village economic climate facilitated by the Village-owned Enterprises.
Keywords: Institutional Strenghening, Village-owned Enterprises Independet Village
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat