PEMBERDAYAAN KELUARGA MISKIN PESERTA PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KELURAHAN TANJUNG HILIR KECAMATAN PONTIANAK TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v8i4.2511Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan keluarga miskin peserta Program Keluarga Harapan yang telah terlaksana di Kelurahan Tanjung Hilir Kecamatan Pontianak Timur. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah masih banyak warga miskin di Kelurahan Tanjung Hilir yang belum menerima bantuan Program Keluarga Harapan dan belum meratanya kegiatan kelompok produktif pada kelompok PKH di Kelurahan Tanjung Hilir. Untuk mengetahui pemberdayaan keluarga miskin peserta PKH di Kelurahan Tanjung Hilir Kecamatan Pontianak Timur menggunakan teori Aras Mezzo yang dikemukakan oleh Edi Suharto (2017: 66-67). Aras Mezzo adalah pemberdayaan dilakukan terhadap sekelompok klien. Pemberdayaan pada keluarga miskin peserta PKH yang dilakukan oleh PKH di Kelurahan Tanjung Hilir ini adalah pendidikan dan pelatihan serta dinamika kelompok dengan kegiatan kelompok bulanan melalui pendampingan PKH yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan keluarga miskin peserta PKH ditinjau dari Aras Mezzo melalui pendidikan dan pelatihan serta dinamika kelompok di Kelurahan Tanjung Hilir adalah dengan kegiatan pertemuan kelompok bulanan PKH melalui pendampingan yang digunakan untuk meningkatan kesadaran, pengetahuan, keterampilan, dan sikap-sikap peserta PKH akan pentingnya pendidikan dan kesehatan dalam mewujudkan keluarga sejahtera dan memiliki kemampuan untuk memecahkan permasalahan yang dihadapai dan bersikap di dalam keluarga.
Kata Kunci : Pemberdayaan, Keluarga Miskin, dan Program Keluarga Harapan (PKH)
THE EMPOWERMENT OF POOR FAMILY WHO ARE ENROLLED AT HOPE FAMILY PROGRAM IN KELURAHAN TANJUNG HILIR EAST PONTIANAK SUB DISTRCIT
By: FITRIANI *¹ NIM. E1011151109 Dr. Dedi Kusnadi, M.Si ², Martinus, S.Sos, M.Si ² *Email: [email protected]
1. Student at Public Administration Study Program, Faculty of Social and Political Sciences Universitas Tanjungpura. 2. Lecturer at Public Administration Study Program, Faculty of Social and Political Sciences Universitas Tanjungpura.
Abstrak
This research aims at describing and analysing the empowerment of poor family who are enrolled at Hope Family (PKH) carried out in Kelurahan Tanjung Hilir, East Pontianak Sub District. The main problem in this research is the large numbers of poor families who have not received help from the program. In addition, the productive activity program is not yet evenly distributed to PKH families. In order to study the empowerment model, the research used an Aras Mezzo expressed by Edi Suharto (2017: 66-67). Aras Mezzo is an empowerment which is carried out to a group of clients. PKH in this research context empowers their members by providing assistance in education and training as well as group dynamics. The group dynamic was held and giuded by PKH in order to increase the human resource quality through activities such as education, health, and social welfare. The research used a descriptive method with a qualitative method. Results of the research indicated that the empowerment program for poor family in the research context was carried out through group meeting activities in a monthly basis organised by PKH. The meeting aimed to increase awareness, knowledge, skill, and attitude of PKH members towards the importance of education and health to reach a prosperous family and has skills to solve problems and behave in family.
Keywords: Empowerment, Poor Family, and Hope Family Program (PKH)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat