IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA PONTIANAK

Authors

  • E1012161118 Andre Julius Hutasoit Untan
  • Hardilina Hardilina Untan
  • Hairil Anwar Untan

DOI:

https://doi.org/10.26418/publika.v9i3.2791

Abstract

Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan dan menganalisis faktor-
faktor yang menyebabkan implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam
pemberdayaan pedagang kaki lima di kota Pontianak belum optimal. Terbatasnya dana
dan sumber daya manusia yang tersedia menjadikan permasalahan bagi para pedagang
kaki lima untuk diberdayakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif
dengan pendekatan kualitatif. Lokasi dalam penelitian ini yaitu Kecamatan Pontianak
Barat Kota Pontianak. Dalam penelitian ini, dilihat dari teori yang dikemukakan oleh
George Edward III (Widodo, 2011:96) ada 4 (empat) variabel faktor penyebab kebijakan
pemerintah daerah dalam pemberdayaan pedagang kaki lima di Kota Pontianak belum
optimal yaitu: 1). Komunikasi. Kurangnya sosialisasi yang dilakukan, 2). Sumber Daya.
Kurangnya sumber daya manusia di dalam mengimplementasikan kebijakan, 3).
Disposisi. Sikap target sasaran yang kurang mendukung dan 4). Struktur Birokrasi. SOP
yang diterapkan tidak berjalan dengan optimal sesuai dengan prosedur. Hasil Penelitian
ini menunjukkan bahwa kurangnya sosialisasi yang diberikan terkait dengan kebijakan
ini, kurangnya sumber daya manusia di dalam mengimplementasikan kebijakan, sikap
target sasaran yang kurang mendukung, dan SOP yang diterapkan tidak berjalan dengan
optimal. Saran yang berkenaan dengan hasil penelitian ini adalah diharapkan untuk para
implementor meningkatkan lagi sosialisasi, menambah SDM dalam implementasi
kebijakan, membuat target sasaran mendukung kebijakan dan mengoptimalkan SOP
yang sudah diterapkan.

References

Agustino, L. (2006). Politik dan

Kebijakan publik. AIPI

Bandung.

Agustino. 2005. Implementasi

Kebijakan Publik Model

Van Meter Van Horn: The

Policy.

Downloads

Published

2020-09-30