IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v9i3.2791Abstract
Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan dan menganalisis faktor-
faktor yang menyebabkan implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam
pemberdayaan pedagang kaki lima di kota Pontianak belum optimal. Terbatasnya dana
dan sumber daya manusia yang tersedia menjadikan permasalahan bagi para pedagang
kaki lima untuk diberdayakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif
dengan pendekatan kualitatif. Lokasi dalam penelitian ini yaitu Kecamatan Pontianak
Barat Kota Pontianak. Dalam penelitian ini, dilihat dari teori yang dikemukakan oleh
George Edward III (Widodo, 2011:96) ada 4 (empat) variabel faktor penyebab kebijakan
pemerintah daerah dalam pemberdayaan pedagang kaki lima di Kota Pontianak belum
optimal yaitu: 1). Komunikasi. Kurangnya sosialisasi yang dilakukan, 2). Sumber Daya.
Kurangnya sumber daya manusia di dalam mengimplementasikan kebijakan, 3).
Disposisi. Sikap target sasaran yang kurang mendukung dan 4). Struktur Birokrasi. SOP
yang diterapkan tidak berjalan dengan optimal sesuai dengan prosedur. Hasil Penelitian
ini menunjukkan bahwa kurangnya sosialisasi yang diberikan terkait dengan kebijakan
ini, kurangnya sumber daya manusia di dalam mengimplementasikan kebijakan, sikap
target sasaran yang kurang mendukung, dan SOP yang diterapkan tidak berjalan dengan
optimal. Saran yang berkenaan dengan hasil penelitian ini adalah diharapkan untuk para
implementor meningkatkan lagi sosialisasi, menambah SDM dalam implementasi
kebijakan, membuat target sasaran mendukung kebijakan dan mengoptimalkan SOP
yang sudah diterapkan.
References
Agustino, L. (2006). Politik dan
Kebijakan publik. AIPI
Bandung.
Agustino. 2005. Implementasi
Kebijakan Publik Model
Van Meter Van Horn: The
Policy.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat