DISIPLIN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SAMBAS

Authors

  • E1011171008 Eli Lestari untan
  • Dedi Kusnadi untan
  • Tri Hutomo untan

DOI:

https://doi.org/10.26418/publika.v9i4.2801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi disiplin kerja pegawai negeri sipil di Sekretariat Daerah Kabupaten Sambas. Adapun metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif dalam pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori faktor-faktor yang mempengaruhi disiplin yang dikemukakan oleh Singodimedjo (dalam Sutrisno, 2017:89-92) terdiri dari besar kecilnya kompensasi, ada tidaknya keteladanan pemimpin, ada tidaknya aturan, keberanian pemimpin, ada tidaknya pengawasan pemimpin, perhatian pemimpin, dan kebiasaan yang mendukung disiplin. Dari penelitian ini diketahui bahwa 1) Besar kecilnya kompensasi, tidak ada kompensasi tambahan sebagai bentuk penghargaan kepada pegawai yang disiplin. 2) Ada tidaknya keteladanan pemimpin, pimpinan sudah memberikan teladan yang baik. 3) Ada tidaknya aturan pasti, sudah ada aturan pasti yang menjadi pegangan pegawai. 4) Keberanian pemimpin, menjadi faktor yang mempengaruhi kedisiplinan pegawai di Sekretariat Daerah Kabupaten Sambas. 5) Ada tidaknya pengawasan pemimpin, kurang ketegasan dalam pengawasan pimpinan terhadap pelaksanaan disiplin pegawai . 6) Ada tidaknya perhatian kepada karyawan, memberikan pengaruh sebagai motivasi kepada pegawai  untuk meningkatkan disiplin. 7) Diciptakan kebiasaan-kebiasaan yang mendukung tegaknya disiplin, juga merupakan faktor yang mempengaruhi disiplin. Adapun saran yang direkomendasikan sebaiknya atasan melakukan pengawasan yang rutin untuk meminimalisir tingkat pelanggaran disiplin yang terus dilakukan oleh pegawai dan hendaknya pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Sambas lebih meningkatkan disiplin pegawai dengan cara menegakkan peraturan dan memberikan sanksi pelanggaran disiplin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Disiplin Kerja di Sekretariat Daerah Kabupaten Sambas belum optimal.

References

A.S. Moenir. 2010. Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Handoko, T. Hani. 2001. Manajemen Personalia dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi II. Cetakan Keempat Belas. Yogyakarta: BPFE.

Hasibuan, Malayu S.P. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Akasara.

Husein, Umar. 2000. Riset Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Mangkunegara, Anwar Prabu. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: PT Remaja Rsodakarya.

Mulyadi.2015. Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Bogor: Penerbit IN MEDIA.

Rivai, Veithzal. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan dari Teori ke Praktik. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Serdamayanti. 2007. Manajemen Sumber Daya Manusia Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Bandung: PT Refika Aditama.

Sinambela, Lijan Poltak dkk. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Akasara.

Sinambela, Lijan Poltak dkk. 2016. Kinerja Pegawai Toeri Pengukuran dan Implikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sutrisno, Edy. 2017. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.

Thoha, Miftah. 2010. Manajemen Kepegawaian Sipil di Indonesia. Jakarta: Kencana.

Tohardi, Ahmad. 2002. Pemahaman Praktis Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Mandar Maju

Downloads

Published

2020-12-30