ANALISIS PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS KESEHATAN KABUPATEN BENGKAYANG DALAM MENGURANGI DAN MENCEGAH STUNTING

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26418/publika.v12i4.3164

Abstract

Tujuanpenelitianmendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkayang dalam mengurangi dan mencegah stunting. Metode penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif mengunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah ahli gizi pemegang program stunting di Dinas Kesehatan, ahli gizi di Puskesmas Bengkayang, dan orangtua balita stunting. PenelitianinimenggunakanteoriBintoroTjokroadmidjoyo(1996:57)-58) yang terdiri dari: 1) Pengorganisasiantahap yang manalebihmengarahpada proses kegiatanpengaturandanpenetapansiapa yang menjadipelaksanakebijakandansiapa yang menjadipelakunya, penetapananggaransertapenetapansaranaprasaran yang diperlukanuntukmelaksanakankebijakan. 2) Interpretasitahappenjabaransuatukebijakan. Interpretasidiikutidengankegiatanmengkomunikasikankebijakan agar seluruhmasyarakatdapatmemahamiapayang menjadisasarandantujuandarikebijakan yang dibuat. Suatukebijakan yang telahdibuattidakakanmencapaitujuanjikaterdapatperbedaanpemahamanlatarpelaksanankebijakanatausasarankebijakan, karenanyasuatukebijkanharusdipahamidenganbaikoleh para implementor agar dapatmencapaitujuan yang diinginkan. Untukmelihatbagaimanainterpretasisuatukebijkandapatdiketahuidenganpemahaman para implementormaupunsasarankebijakandansosialisasi program. 3) Penerapanmerupakan proses akhirdariimplementasikebijakan yang telahdisusunsebelumnya, petunjukdalampenerapannyaharussesuaidengan SOP yang jelas, padatahapaninitentunyaperludiketahuiolehberbagaipihak yang terlibatterutamadalammelaksanakankegiatanpenurunan stunting. Saran daripenelitianadaketerkaiatanantarDinasLingkunganHidupsehingga dapat membantu masyarakat dalam memberikan penyuluhan sanitasi dan bantuan membangun sanitasi yang baik sehingga menjadi lingkungan yang bersih.

References

Buku-Buku :

Buku Panduan Penyusunan Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura 2017.

Bintoro Tjokroamidjojo. 1978. Pengantar Administrasi Pembangunan : LP3ES

Browne dan Wildavsky. 2004. (dalam Nurdin dan Usman,2004:70)

Dunn N. Wiliam. 2003. Pengantar Analisis Kebijakan Publik. Graha Gajah Mada University Press: Yogyakarta.

Harsono. 2002. Implementasi Kebijakan Publik. Alfabeta: Bandung.

Kusharisupeni. 2002. Peran Status Kelahiran terhadap Stunting pada Bayi : Sebuah Studi Prospektif. Jurnal Kedokteran Trisakti

Moekijat. 1998. Analisis jabatan. Bandung : Mandar Maju

Nining Haslinda Zainal. 2008. Analisis Kesesuaian Tugas Pokok dan Fungsi dengan Kompetensi Pegawai pada Sekretariat Pemerintah Kota Makassar, Universitas Hasanuddin : Skripsi.

Setiawan. Guntur. 2004. Implementasi dalam Birokrasi Pembangunan. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Siagian, Sondang P. 2009. Kiat Meningkatkan Produktivitas Kerja. Jakarta : Rineka Cipta

Suharno. 2010. Kebijakan Publik. Pustaka Pelajar : Yogyakarta.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : CV. Alfabeta.

Usman, Nurdin. 2002. Konteks implementasi Berbasis Kurikulum. Kencana: Jakarta

Winarno, Budi. 2002. Teori dan Proses Kebijakan Publik. Media Perindo: Yogyakarta.

Undang-Undang:

Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2008 tentang Susunan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Barat.

Peraturan Gubernur Nomor 49 tahun 2008 tentang Struktur Organisasi, Tugas Pokok, Fungsi, dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat.

Undang-Undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan Bab V Pasal 11.

Skripsi:

Albertus. 2016. “Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Sub Bagian Umum dan Aparatur di Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat”. Laporan Akhir. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tanjungpura.

Retno Wahyuniarti. 2016. “Tugas Pokok dan Fungsi Bagian Kesehatan Keluarga Pada Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat”. Laporan Akhir. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tanjungpura.

Published

2023-12-30