Pengembangan Objek Wisata “Cinta Mangrove Park” Di Desa Sungai Bakau Besar LautKecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v12i4.3187Abstract
This study aimed to analyze the attempt in developing the “Cinta Mangrove Park” Tourism Object in Sungai Bakau Besar Laut Village, Sungai Pinyuh Subdistrict, Mempawah Regency. This study used a qualitative research method with a descriptive-analytical research design. This study used Yoeti’s tourism development theory (2016:48-49) which was reviewed into six indicators, namely tourist, transportation, service facilities, information and promotion, tourist attraction, and tourist institution. The results showed that the number of tourist visits had decreased in recent years and was still dominated by local tourists from the area around Mempawah Regency, transportation was quite adequate but accessibility to tourist objects was still not good, and tourism facilities and infrastructure were still lacking in supporting tourism activities. The results also showed that the information and promotions provided had not been effective in bringing in tourists, tourist attractions had not been fully utilized to attract tourists to visit, and related to the cooperative relationship in the development of the "Cinta Mangrove Park" tourism object between the government, the private sector, and the local community was still not well established. The researcher suggests that The Mempawah Regency Government and the Manager of the "Cinta Mangrove Park" Tourism Object pay more attention to the management and development of tourism objects with great potential specifically the "Cinta Mangrove Park" Tourism Object,
Keywords: Development, Tourism Object, Mangrove.References
A.J, Muljadi. 2009. Kepariwisataan dan perjalanan. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Kalimantan Barat 2014. Usaha dan Prasarana Kepariwisataan Daerah Kalimantan Barat. Pontianak: Disparekraf Prov. Kalimantan Barat.
Dirgantoro, Crown. 2004. Manajemen Stratejik. Jakarta: PT. Grasindo.
Herdiansyah, Haris. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif Untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Yogyakarta: Aura Pustaka.
Juniarti Ola, Sannori. 2018. “Pembangunan Objek Wisata Pulau Sawi di Desa Sungai Tengar, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang”. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura.
Kotler, Philip. 2000. Manajemen Pemasaran, Jilid I, Edisi Milenium. Jakarta: Prehallindo.
Martoyo, 2018. Teori Pembangunan, Pontianak, MalianuryGrafiti.
Ngusmanto, 2015. Administrasi Pembangunan, Pontianak, MitraWacana Media.
Moleong, Lexy J. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Pearce II, John A. Dan Robinson Richard B. Jr. 2009. Manajemen Strategis, Formulasi, Implementasi dan Pengendalian. Jakarta: Salemba Empat.
Rangkuti, F. 2016. Analisis SWOT Teknik membedah Kasus Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Indonesia.
Spillance, JJ. 1994. Ekonomi Pariwisata, Sejarah dan Prospeknya. Diterjemahkan oleh Andiyanto. Yogyakarta: Kanisius.
Sugiyono. 2013. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suwantoro, Gamal. 2004. Dasar-dasar pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.
Tjokroamidjojo, Bintoro. 1984. Pengantar Administrasi Pembangunan. Jakarta. LP3ES.
Todaro, Michael P. 200, Pembangunan Ekonomi di DuniaKetiga, Ahli Bahasa olehMunanda, Haris. Jakarta, Erlangga, EdisiKetujuh.
Widodo, Tri Utomo. 1998. Administrasi Pembangunan. Bandung: Lembaga Administrasi Negara.
Yoeti, Oka A. 2013, PemasaranPariwisata, Bandung, Angkasa Bandung.
_____,___,_. 2016. Perencanaan & Pengembangan Pariwisata. Jakarta: Balai Pustaka.
_____,___,_. 2005. Administrasi Pembangunan Konsep, Dimensi, dan Strateginya. Jakarta: Bumi Aksara.
DokumenLain :
Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 TentangRencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) KabupatenMempawahTahun 2014-2034.
Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 3 Tahun 2018 TentangRencanaInduk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPARDA) Tahun 2017-2032.
Undang-UndangNomor 10 Tahun 2009 TentangKepariwisataan.
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat