PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN JALAN PARALEL DI KECAMATAN PONTIANAK KOTA

Authors

  • SALENDRI APRILA FISIP Universitas Tanjungpura
  • Martoyo Martoyo FISIP Universitas Tanjungpura
  • Abdul RAHIM FISIP Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/publika.v13i1.3222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan Jalan Paralel di Kecamatan Pontianak Kota. Masalah yang diteliti berupa tingkat partisipasi masyarakat yang masih kurang, juga masyarakat yang belum mengambil keputusan untuk menyerahkan lahannya dan kesepakatan tentang tali asih dengan pihak pemerintah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori partisipasi masyarakat dari Cohen dan Uphoff (dalam Dwiningrum2011:61-63) yang terdiri dari ; 1) Partisipasi dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan musyawarah  belum optimal dalam musyawarah dan pengambilan keputusan terkait pembebasan jalan Paralel; 2) Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan, Masyarakat belum setuju terkait dengan tali asih, dan ada beberapa masyarakat tidak hadir musyawarah; 3) Partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan, masih belum optimal sebab pembangunan jalan belum selesai tetapi ada beberapa masyarakat yang sudah memanfaatakan; 4) Partisipasi dalam evaluasi, masih kurangnya keterlibatan masyarakat dalam memberikan tanggapan dan penolakan terhadap program. Rekomendasi dalam penelitian ini agar sebaiknya pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang melakukan pendekatan ulang kepada masyarakat dan mengharuskan masyarakat terlibat dengan perencanaan pembangunan jalan paralel karena tanggapan dan penolakan itu akan menjadi tolak ukur pihak dinas agar mencapai kesepakatan. Agar masyarakat mau menyerahkan lahannya untuk dijadikan jalan paralel sehingga pembangunan jalan tersebut dapat dilanjutkan.

References

Adisasmita, Rahardjo. 2013. Pembangunan Pedesaan: Pendekatan Partisifatif,Tipologi, Strategi, Konsep desa Pusat Pertumbuhan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Afifudin, 2010. Pengantar Adminisrasi Pembangunan. Bandung: Alfabeta.

Agustino, Leo. 2008. Dasar-Dasar Kebijakan Publik. Bandung: PT. Alfhabeta.

Bungin, Burhan. 2001. “Metode Penelitian Sosial”. Surabaya: Airlangga Universitas Press.

Duadji, Noverman. 2014. Administrasi pembangunan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Dwiningrum, Siti Irene Astuti. 2011. Desentralisasi dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka pelajar.

Fahmi, Irham. 2016. Teori dan Teknik Pengambilan Keputusan: Kualitatif dan Kuantitatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Mardikanto, Totok. dan Poerwoko Soebiat, 2012. Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfhabeta.

Moelong, J. Lexy. 2000. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Ngusmanto. 2015. Administrasi Pembangunan, Jakarta: Mitra Wicana.

Salusu, J. 2006. Pengembilan keputusan Strategi: untuk Organisasi Publik dan Organisasi Nonprofit. Jakarta: Rajawali Pers.

Sjafrizal. 2016. Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Era Otonomi. Jakarta: Rajawali Pers. Soleh, Chabib. 2014. Dialektika Pembangunan dan Pemberdayaan. Bandung: Fokus Media.

Solekhan, Moch. 2014, Penyelenggaraan Pemerintah Desa Berbasis Partisipasi Masyarakat Malang: Setara Press.

Soetomo, 2013. Strategi-strategi Pembangunan masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Subarsono. 2011. Analisis Kebijakan Publik: Konsep, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Sugiyono, 2016. “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D”. Bandung: Alfabeta

Dokumen :

Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan

Published

2024-03-30