KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DESA TENGUWE KECAMATAN SERIMBO KABUPATEN LANDAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Authors

  • MAKSIMA SULAIMAN NIM. E11111014 fisip

DOI:

https://doi.org/10.26418/sociodev.v5i3.1131

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah Mendeskripsikan kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Tenguwe sebelum berdirinya perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Borneo Muria Plantation (BMP) jika dilihat melalui indikator berupa: kondisi fisik lingkungan, kesehatan, gaya hidup, penggunaan teknologi, dan perubahan bentuk rumah. Dalam pelaksanaan penelitian penulis menggunakan metode deskriptif bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis fenomena atau kenyataan sosial mengenai kondisi sosial ekonomi antara PT. Borneo Muria Plantation HPI GRUP (BMP) dan masyarakat lokal dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit serta dampak pengelolaan perkebunan terhadap pembangunan di kecamatan Serimbo Kabupaten Landak.

 

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa setelah adanya PT. Borneo Muria Plantation HPI GRUP (BMP) dan masyarakat lokal dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit masyarakat melangalami perubahan kondisi sosial ekonomi baik dalam sosial budaya maupun ekonomi adapun perubahan nya yaitu jalur transportasi, PLTA, mata pencaharian, perubahan pendapatan dan lain sebagainya. Kesimpulan Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kondisi sosial ekonomi masyarakat setelah ikut serta dalam perkebunan kelapa sawit. Tentu saja, peningkatan ini sempat tergantung harga sawit.

 

Kata-kata Kunci : Kondisi Sosial Ekonomi, Petani Sawit,Kesejahteraa Masyarakat

Downloads

Published

2016-10-05