PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN KARAKTERISTIK KANTONG RAWAN SOSIAL DI KELURAHAN SIANTAN HILIR KECAMATAN PONTIANAK UTARA KOTA PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/sociodev.v6i1.1411Abstract
Pemberdayaan merupakan serangkaian kegiatan untuk memperkuat kekuasaan atau keberdayaan kelompok lemah dalam masyarakat, termasuk individu-individu yang mengalami masalah kemiskinan. Kantong rawan sosial merupakan suatu wilayah yang terganggu keamanannya dan ketentramannya atau yang merupakan daerah yang berbahaya, tidak tertib dan sebagainya. Rawan sosial merupakan permasalahan sosial seperti kemiskinan, pengangguran, buruknya tingkat kesehatan, kriminalitas, dan permasalahan sosial lainnya. Angka pengangguran di Kelurahan Siantan Hilir termasuk tinggi, yaitu dengan angka yang mencapai 9.870 orang dari jumlah penduduk usia produktif sebanyak 24.863 orang. Pengangguran di Kelurahan Siantan Hilir didominasi sebagian besar penduduknya yang berprofesi sebagai buruh harian lepas, sehingga pada saat kerjaan bangunan telah selesai, membuat mereka kembali tidak memiliki pekerjaan lagi. Fenomena seperti ini dikatakan sebagai pengangguran musiman yang terjadi di Kelurahan Siantan Hilir. Pemberdayaan masyarakat dengan karakteristik kantong rawan sosial di Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara adalah dengan merubah sektor pekerjaan masyarakat yang sebelumnya pasif untuk menunggu adanya pekerjaan menjadi padat karya dan mandiri. Sangat diharapkan peran pemerintah untuk dapat berpartisipasi memfasilitasi kebutuhan masyarakat menuju masyarakat yang mandiri dan berdaya dalam upaya pembangunan sosial masyarakat.
Kata-kata Kunci : Rawan Sosial, Pengangguran Musiman, Pembangunan Sosial