PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENYALURAN BERAS RUMAH TANGGA MISKIN (RASKIN) DI DESA TANJUNG BUNUT KECAMATAN TAYAN HILIR KABUPATEN SANGGAU
DOI:
https://doi.org/10.26418/sociodev.v6i2.1528Abstract
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi masyarakat terhadap penyaluran Raskin di Desa Tanjung Bunut Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi masyarakat terhadap penyaluran Raskin di Desa Tanjung Bunut Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau?. Metode penelitian adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, yaitu bertujuan untuk memperoleh gambaran secara sistematik, faktual dan akurat mengenai faktor-faktor serta hubungan dengan fakta. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa harga beras yang harus dibayar oleh setiap KK penerima manfaat Raskin adalah, Rp. 2500 /Kg, tetapi di titik pendistribusian harus membayar dengan harga Rp. 3000/Kg, atau menambah pembayaran sebesar Rp.500 untuk menutupi biaya oprasional pengangkutan dari kelurahan ke titik pendistribusian Raskin, sehingga harga beras tidak tepat harga.Tidak terpenuhinya persyaratan kualitas beras sesuai standar kualitas beras Bulog yang menyebabkan kegunaan beras Raskin tidak memenuhikebutuhan masyarakat dengan baik. Diperoleh masyarakat mutu beras yang jauh lebih rendah, dari beras yang ada di pasaran. Oleh karena itu masyarakat Desa Tanjung Bunut merasa kecewa dengan kualitas Raskin sehingga masyarakat ada yang menjualnya kembali beras Raskin tersebut. Saran yang dapat dijadikan pertimbangan yaitu diharapkan kualitas beras pembagian Raskin untuk masa yang akan datang dapat memenuhi standar kualitas beras yang baik, serta diharapkan melalui program Raskin pemerintah mempunyai harapan dapat membantu semua Rumah Tangga Miskin (RTM) dalam pemenuhan kebutuhan pangannya (beras).
Kata-kata Kunci : Persepsi, Masyarakat, Penyaluran Beras Rumah Tangga Miskin