RESPON ORANGTUA TERHADAP PROGRAM WAJIB BELAJAR 9 TAHUN DI DESA RAMBAYAN KECAMATAN TEKARANG KABUPATEN SAMBAS

Authors

  • ZULKIBLI NIM. E1021131074 fisip

DOI:

https://doi.org/10.26418/sociodev.v6i3.1600

Abstract

Adapun fokus penelitian ini adalah Respon Orangtua di Desa Rambayan Kecamatan Tekarang Kabupaten Sambas yang berdampak pada peningkatan kepedulian dan kemajuan dalam pendidikan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : “Bagaimanakah Respon Respon Orangtua Terhadap Program Wajib Belajar 9 Tahun di Desa Rambayan Kecamatan Tekarang Kabupaten Sambas?”.

 

Berdasarkan hasil penelitian yang penulis peroleh dilapangan menunjukan bahwa Pertama ; Faktor yang menyebabkan anak tidak melanjutkan sekolah yaitu ekonomi keluarga, dan waktu bersosialisasi anak dengan orangtua tentang belajar masih kurang dengan kesibukan orangtua untuk mencari nafkah. Kemudian, beberapa permasalahan yang dihadapi anak dan yang masih menjadi kendala dalam melanjutkan pendidikan di Desa Rambayan Kecamatan Tekarang Kabupaten Sambas di antaranya : keputusan diserahkan pada si anak (terserah kemauan si anak) mau melanjutkan ke jenjang berikutnya atau tidak, sehingga keputusan orangtua mendukung atau tidak tergantung anak membuat keputusan. Kedua, Respon orangtua sangat penting dalam mewajibkan anak untuk bersekolah yaitu harus diprioritaskan karena adanya kepedulian orangtua yang akan memecahkan masalah anak didunia pendidikan baik itu, masalah keuangan, tugas, transportasi. Di desa Rambayan masih kurangnya respon tersebut dalam belajar anak, baik itu tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, sebab keberhasilan anak dalam dunia pendidikan tidak luput dari Peran Orangtua.

 

Kata-kata Kunci: Respon, Orangtua, Program Wajib Belajar

Published

2017-10-30