UPAYA PEMERINTAH KABUPATEN NATUNA DALAM MELINDUNGI BATU GRANIT RAKSASA SEBAGAI CAGAR BUDAYA (Studi Kasus di Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna)

Authors

  • EMIL SALIM NIM. E011110048 fisip

DOI:

https://doi.org/10.26418/sociodev.v7i2.1920

Abstract

Hasil dari Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa upaya Pemerintah Kabupaten Natuna dalam melindungi batu granit raksasa sebagai cagar budaya di Kecamatan BunguranTimur Kabupaten Natuna serta kendala yang dihadapi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dimana pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara dengan informan penelitian, diantaranya; Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Camat BunguranTimur, Kepala Desa Sepempang (BatuRusia), Lurah Ranai Kota (Batu Sindu dan Batu Kapal), Pengamat Lingkungan, Tokoh Masyarakat Bunguran Timur, dan Pemecah Batu Granit. Teknik analisis data yang digunakan adalahanalisis deskriptif kualititatif, dengan penarikan kesimpulan secara deduktif.

Saran untuk penelitian ini adalah Pemerintah Daerah Kabupaten natuna agar menyiapkan alokasi anggaran dana khusus untuk perlindungan batuan granit yang sudah di registrasi. Dana anggaran ini tentu bertujuan untuk meningkatkan perand ari Dinas-dinas yang terkait terutama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam perlindungan batug ranit yang dapat meningkatkan asset pariwisata di Kabupaten Natuna, memberikan seminar terbuka bagi masyrakat terhadap dampak yang akan terjadi apabila batuan granit tersebut rusak atau pun musnah.

 

Kata Kunci: Kebijakan Sosial, Upaya Perlindungan Cagar Budaya Batu Granit Raksasa

Published

2018-08-10