UPAYA PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN HIDUP (DI JALAN SEPAKAT 2 KELURAHAN BANSIR DARAT KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA KOTA PONTIANAK)
DOI:
https://doi.org/10.26418/sociodev.v7i4.2273Abstract
Tujuan penelitian adalah (1) untuk mendeskripsikan pemenuhan kebutuhan hidup keluarga pedagang kaki lima. (2) untuk mengetahui kendala yang di hadapi pedagang kaki lima dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang diolah dan diperiksa dengan menggunakan teknik triangulasi untuk pengecekan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh belum mampu memenuhi kebutuhan sandang, pangan, papan pedagang kaki lima tersebut. Penempatan faktor kebutuhan dasar (fisiologis) pada posisi yang sangat mendasar agar supaya sandang, pangan, papan, terpenuhi terlebih dahulu bagi manusia, khususnya pedagang kaki lima di Jalan Sepakat 2 Keurahan Bansir Darat Kecamatan Pontianak Tenggara Kota Pontianak. Adapun hambatan yang dialami oleh Pedagang Kaki Lima di Jalan Sepakat 2. Cuaca yang tidak menentu, seperti musim hujan, konsumen tetap ada, namun tidak seperti biasanya. Di hari libur pendapatan pedagang kaki lima di jalan sepakat 2 dapat berkurang, dikarenakan sumber penghasilan atau konsumen sebagian besar adalah mahasisiwa/i yang tinggal di lokasi tersebut. Selanjutnya kendala yang di hadapi Pedagang Kaki Lima keberadaannya yang kerap dianggap ilegal karena menempati ruang publik, dan tidak sesuai dengan visi kota yang sebagian besar menekankan pada aspek kebersihan. Saran, Pedagang kaki lima hendaknya melakukan berbagai upaya yang baik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Selain itu, pedagang juga diharapkan kreatif dalam memasarkan barang dagangannya.
Kata Kunci : Pedagang Kaki Lima, Kebutuhan Hidup.