USAHA SEKOLAH DALAM MENGATASI PELANGGARAN TATA TERTIB SEKOLAH DI LINGKUNGAN SMA NEGERI 06 PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/sociodev.v10i1.2365Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan dan menganalisis Usaha Guru Bimbingan Konseling di SMA Negeri 06 dalam Mengatasi Tingginya Kasus pelanggaran tata tertib sekolah Di Lingkungan Sekolah. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Usaha Guru Bimbingan Konseling di SMA Negeri 06 dalam Mengatasi Tingginya Kasus pelanggaran tata tertib sekolah Di Lingkungan Sekolah?. Dari permasalahan dianalisis dengan menggunakan teori Willis (2005: 133-137) berbagai usaha sekolah dalam mengatasi kenakalan remaja dapat dilakukan melalui; a. Guru yang mampu menjadi teladan bagi siswa. b. Menciptakan suasana belajar yang religius. c. Layanan BK yang intensif. d. Tata tertib yang tegas. e. Kerjasama seluruh elemen sekolah yang kompak. f. Dibentuknya komisi disiplin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun hasil penelitian dari penelitian ini adalah Guru yang mampu menjadi telan bagi siswa di SMAN 06 Pontianak pada dasarnya belum sepenuhnya tersedia. Hal ini dikarenakan terdapat sebagian pelanggaran tata tertib seperi rebut, tidak ada pada salah satu mata pelajaran hingga melawan guru yang nyata disebabkan oleh sikap daripara guru itu sendiri yang mana sikap guru yang terkadang tidak masuk, dan kurang sopan kepada muridnya membuat para siswa dan siswinya berani untuk melakukan sebuah pelanggaran. Saran dalam penelitian ini adalah Diharapkan kepada pihak SMAN 06 Pontianak untuk dapat memberikan pelatihan kedisiplinan kepada para guru dan juga menerapkan tata tertib sekolah yang tegas, bukan hanya kepada murid melainkan juga kepada guru yang nota bennya juga sering melakukan pelanggaran.