PROGRAM PEMBERDAYAAN NARAPIDANA MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN DI LAPAS KELAS IIA PONTIANAK

Authors

  • Abed Nego Program Studi Pembangunan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Umu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Fatmawati Fatmawati Tanjungpura University image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.26418/sociodev.v10i4.3646

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) adalah tempat untuk melakukan pembinaan terhadap

I t \                                     f                            f ~* i ■

narapidana dan anak didik masyarakat di Indonesia. Adanya program pemberdayaan narapidana melalui pelatihan keterampilan. Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan bentuk pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan dan menganalisis faktor penghambat dari program pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dimana subjek penelitian terdiri dari warga binaan yang mengikuti pelatihan keterampilan pencetakan batako dan juga pembuatan produk kerajinan serta kepala lembaga pemasyarakatan serta petugas yang melakukan pembinaan keterampilan. Objek dari penelitian yaitu program pemberdayaan narapidana melalui pelatihan keterampilan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk-bentuk pemberdayaan warga binaan dalam pembuatan produk kerajinan tikar kayu dan kursi gantung serta pencetakan batako berjalan dengan baik.

1f

peserta pelatihan masih tergolong sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah warga binaan yang ada. Faktor penghambat dalam program pemberdayaan adalah sarana dan prasarana yang masih belum memadai sehingga kurang efektifnya peserta pelatihan dalam bekerja serta terbatasnya peserta yang mengikuti program pelatihan keterampilan, kurangnya pemasaran produk keterampilan, upah yang diperoleh cukup kecil bagi peserta pelatihan pencetakan batako. Saran dari penelitian adalah lapas harus mencari solusi untuk melengkapi dan menambah sarana yang ada agar peserta pelatihan bekerja secara maksimal dan bertambahnya warga binaan yang

Abed Nego, NIM. E1021171046

Program Studi Pembangunan Sosial FISIP Untan


mengikuti pelatihan, perlunya pemasaran produk yang luas dari hasil keterampilan agar meningkatkan permintaan hasil produk keterampilan, upah yang diperoleh peserta pencetakan batako sesuai dengan upah standar agar peserta bisa mengumpulkan modal usaha dan lebih semangat dalam bekerja.

Kata Kunci: Program Pemberdayaan, Pelatihan Keterampilan, Narapidana.

Published

2021-12-30